Surat Siswi Alor NTT Buat Prabowo: Rintihan Kami Didengar, Sekolah Diperbaiki

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Surat seorang siswi SMA Negeri 3 Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggambarkan betapa sulitnya mendapatkan fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman di daerah. Begitu tersentuh program Revitalisasi Sekolah, rasa syukur mengalir deras dari guratan pena yang menyentuh hati.

Surat yang ditulis Ferona Keren Balol itu terasa sederhana namun tulus. Justru karena kesederhanaan penuturannya, surat tersebut begitu menyentuh.

Di dalam suratnya, Ferona hanya ingin berterima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto karena tempatnya menimba ilmu menjadi salah satu dari sekian banyak sekolah di Kabupaten Alor yang mendapatkan dana program Revitalisasi Sekolah.

"Ada rasa bangga dan juga terharu dalam lubuk hati yang paling dalam. Karena kurang lebih 9 tahun perjalanan, sekolahku masih menyeka keringat dan air mata,” demikian salah satu paragraf dari isi surat yang ditulis Ferona.

Ferona mengisahkan, jangankan gedung yang layak, sekolah yang didirikan pada 2016 ini juga seperti terasing. Selain sulit dijangkau, mereka pun harus belajar di balik tembok yang rapuh, yang selalu diliputi kecemasan ruang kelas akan roboh.

Belum lagi dengan terik matahari di Alor yang terkenal menyengat. Dinding tripleks sekolah rasanya tak mampu menahan kobaran sinar dari matahari yang begitu panas. Apalagi atapnya yang seng dengan tanpa dilapisi langit-langit membuat hawa hangat matahari menjalar hingga ke dalam ruangan.

"Tapi, terima kasih karena rintihan dan keluhan kami akhirnya didengar. Ada harapan baru bagi sekolah kami bisa mendapatkan bantuan dana revitalisasi untuk tempat belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan di kelas baru,” tulis Ferona.

Kini, ruang kelas di SMAN 3 Kalabahi sudah kokoh. Pintu, dinding, langit-langit, hingga atap tampak kuat. Agaknya hawa matahari pun tak sanggup lagi untuk bisa menerobosnya. Di dalam kelas pun fasilitas belajar lengkap mulai dari kursi, meja, hingga papan tulis yang memadai.

"Sehat selalu ya, Bapak. Negeri Ini masih sangat membutuhkan Bapak. Orang baik, berhati mulia. Rindu kami Bapak dapat menginjakkan kaki di sekolah yang sudah Bapak dirikan ini. Peluk hangat dari kami,” kata Ferona menutup suratnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IFG: Kenaikan limit investasi dapen-asuransi perlu mitigasi risiko
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Butuh Istirahat, Ayu Ting Ting Jalani Perawatan di Rumah Sakit Usai Alami Demam dan Batuk
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Adu Kinerja Saham Logam, ANTM hingga NCKL Mana Paling Prospektif?
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Buntut Pernyataan Impor Perawan Vietnam, Gubernur di Korsel Dipecat dari Partai
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Leeds United Tahan Imbang Chelsea 2-2, Farke Puji Mental Pantang Menyerah Pemainnya
• 22 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.