Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tiba di Madinah, Arab Saudi, Rabu (11/2) siang waktu setempat untuk melaksanakan rangkaian ibadah umrah.
Megawati berangkat dari King Khaled International Airport, Riyadh, didampingi putranya M. Prananda Prabowo beserta istri Nancy Prananda, serta putrinya yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani. Sebelumnya, di Riyadh, Megawati menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU).
Setibanya di Madinah, Megawati dan rombongan disambut Konsul Jenderal RI Jeddah Yusron B. Ambary, Ketua DPP PDIP bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, serta Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi.
Ziarah ke Makam Rasulullah dan Salat di RaudhahPada malam harinya, Megawati melaksanakan salat Isya berjamaah di Masjid Nabawi. Usai salat, ia berziarah ke makam Rasulullah SAW.
Imam Besar Masjid Nabawi, Abdullah Sallami, memimpin doa dalam prosesi tersebut.
“Imam Besar Masjid Nabawi memimpin dan memandu pembacaan doa dengan membacakan shalawat Nabi, dengan harapan cahaya syafaatnya menyinari umatnya di muka bumi,” ujar Zuhairi Misrawi usai ziarah.
Selanjutnya, Megawati bersama keluarga menuju Raudhah untuk melaksanakan salat tahiyyatul masjid. Prananda dan Puan tampak menggandeng tangan Megawati saat menuju lokasi yang diyakini sebagai salah satu tempat mustajab untuk berdoa itu.
Menurut Zuhairi, Megawati bermunajat untuk kemajuan Indonesia, keluarga, serta rakyat Indonesia.
Doa untuk Indonesia dan Para Pendiri BangsaZuhairi menyebut, ibadah umrah ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas gelar doktor kehormatan yang diterima Megawati di Riyadh, serta kelancaran agenda internasional yang diikutinya.
“Ibu Megawati akan berdoa untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia Raya, serta untuk Bung Karno, Ibu Fatmawati, Bapak Taufiq Kiemas, keluarga besar PDI Perjuangan, dan seluruh bangsa Indonesia,” ujar Zuhairi.
Ia menambahkan, Megawati memaknai ziarah di Madinah sebagai napak tilas perjuangan Rasulullah SAW dalam membangun peradaban kemanusiaan, termasuk lahirnya Piagam Madinah yang kerap disebut sebagai salah satu tonggak konstitusi modern.
Ahmad Basarah menyampaikan, ibadah umrah kali ini menjadi momen pertama Prananda dan Puan bersama-sama mendampingi Megawati di Tanah Suci.
“Momen ini tentu menjadi peristiwa yang membahagiakan bagi keluarga,” ujarnya.
Megawati dijadwalkan melanjutkan rangkaian ibadah umrah ke Masjidil Haram, Mekkah, setelah menyelesaikan agenda di Madinah.





