JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, seluruh rumah sakit yang terdampak bencana Sumatera telah beroperasi kembali.
Sebelumnya, setidaknya ada 130 rumah sakit operasionalnya terkendala akibat bencana yang menerjang Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) pada akhir November 2025.
"Dan sampai saat ini, semuanya sudah bisa beroperasi," ujar Budi dalam konferensi pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera, di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Baca juga: Pemulihan Sarana Pendidikan dan Rumah Ibadah di Sumatera Terus Berlangsung
Kendati sudah beroperasi, Budi menjelaskan bahwa sejumlah rumah sakit belum optimal dalam pelayanannya.
Sebab, terdapat alat-alat kesehatan di sejumlah rumah sakit yang mengalami kerusakan dan membuat pelayanan terhambat.
"Alat ini juga sudah kita ajukan anggarannya, tapi sambil menunggu, banyak sekali yang melakukan donasi, semua komponen masyarakat, kita silakan langsung," ujar Budi.
Baca juga: Mendagri: Jumlah Pengungsi Terdampak Bencana Sumatera Turun Signifikan
Selain rumah sakit, puskesmas di ketiga provinsi tersebut merupakan fasilitas kesehatan yang paling terdampak bencana.
Setidaknya, ada 867 dari total 1.265 puskesmas yang berhenti total akibat bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Per 10 Februari, tinggal dua puskesmas yang belum pulih, yakni Puskesmas Lokop di Kabupaten Aceh Timur dan Puskesmas di Jambur Lak Lak, Kabupaten Aceh Tenggara.
Baca juga: Kemensos Salurkan Rp 25,8 Miliar Bantuan Jadup untuk Korban Bencana Sumatera
"Fasilitas kesehatan yang lebih parah adalah puskesmas. Dan sampai saat ini tinggal dua yang belum beroperasi karena hancur," ujar Budi.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, relawan, TNI, dan Polri dalam proses revitalisasi fasilitas kesehatan di Sumatera.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang