Tarif Trump Dongkrak Penerimaan, Defisit Anggaran AS Susut 17%

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Penerimaan tarif impor mendorong defisit anggaran Amerika Serikat (AS) menyusut 17% dalam empat bulan pertama tahun fiskal 2026, di tengah sengketa hukum atas kebijakan Presiden Donald Trump tersebut.

Melansir Bloomberg pada Kamis (12/2/2026), defisit anggaran AS tercatat turun menjadi US$697 miliar untuk periode hingga Januari, dibandingkan US$840 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan tersebut setara 17%. Jika disesuaikan dengan perbedaan kalender, defisit tahun fiskal 2026 sejauh ini menyusut 21%.

Kinerja anggaran ditopang oleh pertumbuhan penerimaan yang lebih cepat dibandingkan belanja. Penerimaan negara naik 12%, sementara belanja hanya meningkat 2%. Penerimaan dari bea masuk atau customs duties mencapai US$124 miliar pada periode Oktober hingga Januari, melonjak sekitar 304% dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Sebelumnya pada Rabu, Congressional Budget Office (CBO) memperkirakan penerimaan tarif berpotensi menurunkan defisit federal hingga US$3 triliun dalam 10 tahun ke depan, dengan asumsi seluruh tarif yang berlaku per 20 November tetap dipertahankan tanpa perubahan selama periode tersebut.

Namun, tambahan penerimaan dari tarif dinilai belum cukup untuk menutup berbagai kebijakan lain dalam program ekonomi Trump yang justru memperlebar defisit. CBO merevisi naik proyeksi total defisit 10 tahun sebesar US$1,4 triliun, dengan memasukkan dampak pemangkasan pajak dari undang-undang utama Partai Republik yang disahkan pada Juli tahun lalu, serta sejumlah asumsi baru lainnya.

Kebijakan tarif Trump sendiri terus diwarnai perdebatan hukum dan politik sejak tahun lalu. Mahkamah Agung AS tengah mengkaji gugatan yang berpotensi membatalkan banyak tarif tersebut, terkait pertanyaan apakah Trump memiliki kewenangan untuk memberlakukannya melalui instrumen darurat ekonomi. 

Baca Juga

  • Ekonom Sebut Tarif Trump Percepat Penyelesaian Perjanjian Dagang (FTA)
  • Pemerintah Targetkan Pembahasan Tarif Trump Rampung Pertengahan Februari
  • Hadapi Tarif Trump, Uni Eropa-India Kunci Kesepakatan Dagang Strategis

Pemerintah menyatakan akan menggunakan mekanisme lain, meski lebih rumit, untuk kembali memberlakukan sebagian tarif jika kalah dalam perkara tersebut.

Sementara itu, data anggaran terbaru juga menunjukkan penurunan penerimaan pajak korporasi bruto, seiring pemangkasan beban pajak perusahaan yang diatur dalam undang-undang pajak tahun lalu. 

Penerimaan pajak korporasi turun menjadi US$125 miliar dalam empat bulan terakhir, dari US$146 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
John Herdman Tak Dibebani Khusus Target di FIFA Series
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
21 Pasar di DKI Direvitalisasi Jelang Ramadan, 86 Lainnya Dicat Ulang
• 18 jam laludetik.com
thumb
Proliga 2026: Surabaya Samator Ingin Kalahkan Jakarta Lavani dan Medan Falcons
• 1 jam lalugenpi.co
thumb
KPK Tegaskan Penetapan Tersangka Yaqut Sudah Sesuai Prosedur
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Penampakan Markas Penipuan di Kamboja, Ada Ruang "Bareskrim Polri"
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.