GenPI.co - Pemprov Jawa Tengah segera merelokasi sedikitnya 900 rumah yang rusak, akibat bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Purbalingga, Pemalang, dan Batang.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan dirinya sudah menginstruksikan kepada kepala daerah di empat kabupaten itu, untuk persiapan relokasi.
“Lahan untuk tempat relokasi, sudah didapat. Tempatnya di wilayah Perhutani. Lokasinya sudah dicek, dan aman,” katanya dikutip dari Antara, Kamis (12/2).
Politikus Partai Gerindra itu, menyampaikan percepatan relokasi harus dilakukan. sebab, wilayah tempat tinggal warga tidak aman, dan curah hujan masih tinggi.
“Target relokasi, secepatnya warga pindah dari pengungsian ke hunian sementara (huntara),” tuturnya.
Dia menyampaikan pemilihan lokasi relokasi, mempertimbangkan sejumlah hal. Baik itu, sisi keamanan, akses pendidikan bagi anak-anak dan mata pencaharian.
Ahmad Luthfi menyampaikan ada 800 rumah warga yang segera direlokasi dari Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.
Kemudian, ada 50 rumah terdampak tanah gerak di Purbalingga, 30 rumah di Pemalang, dan sisanya terdapat 20 rumah di Batang.
Dia meminta kepala daerah di Jawa Tengah, menetapkan status tanggap bencana, jika terjadi bencana berbahaya.
“Bupati maupun Wali Kota, segera tetapkan tanggap bencana lokal. Jadi, pemerintah provinsi bisa memberikan penanganan,” ucapnya. (ant)
Video heboh hari ini:




