Kurniawan Dwi Yulianto Jadi Pelatih Anyar Timnas Indonesia U-17, Begini Kata Nova Arianto

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Tangerang, VIVA – Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto menegaskan pentingnya masa transisi yang berjalan lancar menuju kepemimpinan pelatih baru, Kurniawan Dwi Yulianto. Menurutnya, kesinambungan program serta pembentukan karakter dan mental pemain muda harus tetap menjadi fondasi utama dalam pembinaan tim nasional.

Hal tersebut disampaikan Nova pada jumpa pers usai laga uji coba timnas Indonesia U 17 melawan timnas China U-17 di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu. Dalam pertandingan tersebut, Garuda Muda harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-3.

Baca Juga :
Kabar Timnas Indonesia Tak Ikut Asian Games 2026 Masih Simpang Siur
Kurniawan Dwi Yulianto Resmi Tangani Timnas Indonesia U-17, Ini Harapan PSSI

Nova menyebut dua laga uji coba yang dijalani tim menjadi bahan evaluasi penting bagi pelatih baru timnas U-17. Ia menilai periode ini krusial untuk mengukur level permainan tim sekaligus menentukan aspek yang perlu diperbaiki ke depan.

“Dua game ini menjadi bahan untuk pelatih timnas U-17 yang baru (Kurniawan Dwi Yulianto) dalam mengobservasi tim, melihat level kita ada di mana, dan apa yang harus diperbaiki,” ujar Nova dilansir dari Antara.

Lebih lanjut, Nova menekankan bahwa keberlanjutan program sangat dibutuhkan demi menjaga target jangka menengah dan panjang, mulai dari Piala AFF U-17, Piala Asia U-17, hingga peluang lolos ke Piala Dunia U-17.

Nova sendiri kini telah mendapatkan tugas baru sebagai pelatih timnas Indonesia U-20. Meski demikian, ia berharap proses transisi di level U-17 dapat berjalan optimal tanpa mengganggu arah pembinaan yang telah dibangun sebelumnya.

“Harapannya masa transisi ini bisa berjalan dengan baik dan tradisi kita menuju Piala Dunia bisa tercapai,” katanya.

Selain soal pergantian pelatih, Nova juga menyoroti pendekatan dalam melatih pemain usia muda. Ia menilai setiap pelatih memiliki metode dan filosofi yang berbeda, namun tujuan utamanya tetap sama, yakni membangun mentalitas kuat sejak dini.

Nova mengaku selalu menanamkan kepada para pemain agar tidak takut menghadapi lawan mana pun, termasuk di level internasional.

“Yang paling penting bagaimana anak-anak muda ini bisa bermain dengan mental yang kuat. Saya selalu minta mereka tidak pernah takut dengan siapa pun,” tegasnya.

Baca Juga :
PSSI Semprot John Herdman Soal Naturalisasi: Lucu Kalau Nambah Pemain Baru, yang Ada Saja Belum Dicoba
Pengakuan Perempuan Jadi Korban Kekerasan Pemain Berlabel Timnas Indonesia: Terjadi 6 Februari saat Away ke Jogja
Kata Nova Arianto Usai Timnas Indonesia U-17 Ditumbangkan China Dua Kali

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rapat Bareng Prabowo dan Bahlil Bahas Izin Tambang Martabe-Hilirisasi
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jakarta Gelar Perayaan Imlek 2026 di Berbagai Titik, Rano: Wujud Kota Inklusif
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
TKD Dipangkas Rp1,2 Triliun, Pemprov NTB Optimalkan Pendapatan dari Digitalisasi
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi Wujudkan Perikanan Berkelanjutan
• 2 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bukan Incar Kursi Cawapres, Bahlil Putuskan Maju Caleg 2029 dari Tanah Papua
• 42 menit lalusuara.com
Berhasil disimpan.