Pemerintah Percepat Teknologi Pengolahan Sampah Skala Mikro di Kelurahan dan Desa

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah akan mempercepat pengembangan teknologi pengolahan sampah skala mikro di tingkat kelurahan dan desa. Langkah ini dilakukan sebagai pelengkap program Waste to Energy yang saat ini tengah berjalan.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya akselerasi inovasi yang telah dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi.

“Jadi Bapak Presiden memberikan arahan selain tentu Waste to Energy yang tetap terus berjalan. Beberapa teknologi pengolahan sampah skala mikro yang memang sudah dikembangkan di beberapa kampus tadi diminta oleh Bapak Presiden untuk dilakukan percepatan,” ujar Brian kepada awak media, Rabu, 11 Februari 2026.

BACA JUGA:Jakarta Siap Impor Sapi dari Australia, Jamin Stok Daging Saat Ramadan

Menurut Brian, sejumlah teknologi tersebut saat ini telah berjalan dan siap untuk dipercepat implementasinya melalui uji coba di berbagai daerah.

Pengembangan ini, lanjut Brian, akan dilakukan secara terintegrasi dengan Danantara guna memastikan efektivitas dan keberlanjutan program.

“Ada beberapa teknologi tadi dibicarakan, kita akan segera pilih dan juga akan berjalan bersama Danantara sehingga nantinya penanganan sampah juga akan berjalan di level-level mikro, di tingkat kelurahan lebih efektif,” kata Brian.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga memastikan aspek lingkungan menjadi perhatian utama. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (LH) untuk menjamin bahwa teknologi yang diterapkan tidak menimbulkan dampak negatif.

Lebih lanjut, pemerintah akan segera menggelar rapat lanjutan bersama Kementerian Lingkungan Hidup, Danantara, serta pemerintah daerah untuk mendorong implementasi secara lebih luas.

BACA JUGA:Alasan Polisi Tak Tahan Bahar bin Smith, Tulang Punggung Keluarga dan Status Guru

“Jadi kita akan segera lakukan rapat dengan LH, dengan Danantara untuk pengembangan teknologinya lebih massal, sehingga standarnya juga lebih baik. Dan juga tadi dengan Pemda, kita akan segera uji coba di beberapa kota dan ini harapannya juga bisa mempercepat penanganan sampah sambil menunggu tentu Waste to Energy yang sedang dijalankan Danantara berjalan,” tutur Brian.

Pemerintah pun menargetkan uji coba dapat dimulai dalam tahun ini di sejumlah kelurahan.

Skala penanganan yang disiapkan pun difokuskan pada volume sampah di tingkat kelurahan atau desa.

“Kira-kira 10 ton per hari, jadi sampah di kelurahan, di desa itu kira-kira besarannya 10 ton per hari itu yang akan kita coba atasi,” jelas Brian.

Berbeda dengan konsep Waste to Energy yang menghasilkan listrik, Brian menyebut bahwa teknologi skala mikro ini difokuskan pada pengurangan dan pengolahan sampah menjadi material turunan yang bermanfaat.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kuota Produksi Dipangkas 71 %, Weda Bay Nickel akan Ajukan Revisi
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Makin Puas, Makin Tancap Gas
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Curah Hujan Tinggi Sebabkan Kerusakan Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Tukka
• 14 menit lalumediaapakabar.com
thumb
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Kapan 1 Ramadan 2026? Cek Jadwal Puasa dan Kalender Hijriah 1447
• 19 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.