Jakarta: Aktivitas perdagangan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai menunjukkan tren positif menjelang bulan suci Ramadan. Sejumlah pedagang mengaku terjadi peningkatan jumlah pengunjung dan transaksi, terutama pada produk-produk fesyen muslim.
Dari pantauan di lokasi pada Kamis, 12 Februari 2026, suasana pasar kian ramai dibandingkan hari-hari biasa. Produk seperti sepatu, sandal, gamis, serta pakaian anak menjadi komoditas yang paling diminati pembeli. Lonjakan minat juga terlihat pada busana muslim pria, terutama baju koko yang menjadi kebutuhan utama saat Ramadan.
Kebangkitan aktivitas ekonomi juga tercermin dari kondisi kios yang sebelumnya tutup. Sekitar 50 persen kios yang sempat tidak beroperasi kini telah kembali diisi pedagang. Hal ini menunjukkan kepercayaan pelaku usaha terhadap perputaran ekonomi yang mulai membaik.
Baca Juga :
Jelang Ramadan, Industri Modest Fesyen Nasional Mulai MenggeliatPeningkatan penjualan
Salah satu pedagang baju koko, Alvin, mengaku mulai merasakan peningkatan penjualan meski Ramadan masih beberapa waktu lagi.
“Kalau sekarang hari biasa masih standar saja. Tapi biasanya seminggu menjelang puasa itu sudah meningkat,” ujar Alvin saat ditemui di kiosnya.
Ia menjelaskan, puncak penjualan biasanya terjadi pada pekan pertama Ramadan. Dalam periode tersebut, penjualan saat akhir pekan bisa mencapai 100 hingga 120 pcs baju koko.
“Kalau weekend Sabtu-Minggu bisa 100 sampai 120 pcs. Kalau hari biasa paling setengahnya,” katanya.
Baca Juga :
Ramadan & Idulfitri, Pemerintah Berikan Diskon Transportasi dan Bantuan PanganProduk yang paling diminati di tokonya adalah baju koko pria serta model couple ayah dan anak. “Yang paling laris itu koko cowok sama couple anak sama bapak,” ujarnya.
Meningkatnya aktivitas jual beli serta kembalinya kios-kios yang sempat kosong menjadi sinyal positif bagi pergerakan ekonomi Pasar Tanah Abang. Dengan tren yang terus menguat menjelang Ramadan, para pedagang berharap momentum ini dapat berlanjut hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.




