Saat Para Petani di Karawang Jalani Cek Kesehatan Gratis

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Para petani memadati pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Pakisjaya, Kantor Desa Tanah Baru, Kecamatan Pakisjaya, Karawang, Kamis (12/2). Mereka menjalani cek kesehatan gratis (CKG) yang digelar pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, para petani tampak antusias mengikuti kegiatan. Sebab selain pemeriksaan kesehatan, mereka juga mendapatkan rekomendasi medis dan pengobatan secara gratis.

“Cek kesehatan gratis untuk petani ini tentu cukup penting, sehingga petani bisa memantau kesehatannya,” ungkap Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Jabar Kementerian Pertanian, Detia Tri Yunandar di lokasi, Kamis (12/2).

Detia mengatakan, CKG ini memberi manfaat untuk para petani dan komunitas pertanian. Kondisi petani yang sehat, kata dia, akan berdampak langsung terhadap kemajuan sektor pertanian nasional.

“Dengan petani yang sehat, sektor pertanian akan semakin maju dan negara tentunya semakin kuat,” tambah dia.

Detia menjelaskan, CKG merupakan program prioritas pemerintah yang bertujuan mendorong pencegahan dan deteksi dini penyakit melalui layanan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, para petani cukup membawa KTP untuk mendapatkan layanan pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan setahun sekali dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Di lokasi yang sama, Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan, dr. Niken Wastu Palupi, menyampaikan pemerintah menargetkan cakupan CKG terus meningkat.

Pada 2025, program tersebut ditargetkan menjangkau 70 juta orang dan meningkat menjadi 136 juta pada 2026.

Ia berharap dukungan berbagai pihak, termasuk penyuluh pertanian, agar seluruh petani dapat memanfaatkan program tersebut.

“Tahun ini kami berharap 100 persen petani bisa mendapatkan program CKG. Mohon dukungan para penyuluh untuk mendorong dan memantau para petani agar memanfaatkan layanan ini,” kata Niken.

Dia menambahkan, layanan CKG kini tidak hanya tersedia di puskesmas, tetapi juga menyasar sekolah, tempat kerja formal maupun informal, serta komunitas seperti pengemudi ojek daring dan masyarakat di terminal.

Salah seorang petani setempat, Nunung Kutbudin Aibek (47), mengaku bersyukur bisa mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis bersama kelompok taninya.

Dia menyebut kegiatan CKG di desanya ini sangat tepat karena mayoritas warganya bermata pencaharian sebagai petani dan buruh tani.

“Kita bersyukur karena semua bisa mengecek kesehatannya. Tadi dicek gula darah, tekanan darah, semuanya. Alhamdulillah hasilnya normal,” ujarnya.

Ia berharap program tersebut terus berlanjut dan pelayanan semakin maksimal ke depan. “Terima kasih dari semua dinas. Harapannya ke depan bisa lebih baik lagi,” kata Nunung.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lagi-Lagi MESOP Tahap II Cashlez (CASH) Sepi Peminat
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Bahlil Ultimatum Inpex, Gas Blok Masela Harus Produksi di 2029
• 40 detik lalucnbcindonesia.com
thumb
Statistik Dampak Fast Fashion: Gambaran Nyata Krisis Lingkungan
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Maknai Bulan Ramadhan, Kades Junrejo Akan Gelar Bazar dan Santunan
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Camat Mariso Sambangi Perumda Pasar Makassar, Bahas Penataan Pedagang yang Lebih Humanis
• 19 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.