Proyeksi Terbaru Harga Emas yang Dukung Prospek Positif Antam (ANTM)

bisnis.com
16 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Sederet sekuritas merevisi naik proyeksi harga emas untuk periode 2026. Revisi tersebut pun menjadi salah satu katalis positif bagi prospek kinerja PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam. 

Salah satunya adalah OCBC Sekuritas yang mengerek asumsi harga emasnya menjadi US$4.600 per oz untuk periode 2026 dari sebelumnya US$4.500 per oz.

“[Revisi naik asumsi harga emas itu] yang mencerminkan peningkatan volatilitas pasar global dan permintaan aset aman di pasar ritel domestik,” jelas Devi Harjoto, analis OCBC Sekuritas, dalam risetnya, Selasa (10/2/2026).

Sejalan dengan itu, sekuritas ini pun memperkirakan volume penjualan emas ANTM akan pulih secara moderat, didukung oleh normalisasi pasokan secara bertahap dari Grasberg, Freeport, mulai kuartal II/2026. 

“Selain itu, penerapan bea ekspor yang lebih tinggi oleh pemerintah untuk penambang emas kemungkinan akan mendorong lebih banyak penjualan domestik, yang seharusnya mempersempit kesenjangan pasokan setelah gangguan saat ini dari Grasberg.” 

OCBC Sekuritas sendiri memperkirakan ANTM bakal mencatatkan laba yang kuat pada 2026 dengan estimasi bottom line mencapai Rp11,0 triliun. Estimasi itu didukung oleh proyeksi lonjakan pendapatan sebesar 46,2% menjadi Rp125,9 triliun yang berasal dari bisnis emas, nikel dan bauksit. 

Baca Juga

  • Harga Buyback Emas Antam Masih Sideways Hari Ini Kamis (12/2)
  • Harga Emas Antam Hari Ini (12/2) Kokoh di Rp2,94 Juta per Gram
  • Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Kamis, 12 Februari 2026 & Besaran Pajaknya

“Pertumbuhan pendapatan terutama didorong oleh lingkungan harga komoditas yang mendukung, khususnya untuk produk emas dan nikel,” tulis Devi.

Sementara itu, Maybank Sekuritas Indonesia menaikkan proyeksi harga emas menjadi US$5.000 per oz, dari sebelumnya US$3.000 per oz. Selain itu, sekuritas ini juga mengerek asumsi harga bijih nikel menjadi US$50 per ton, dari sebelumnya US$45 per ton.

Asumsi terbaru itu mendukung proyeksi pertumbuhan laba ANTM yang ditetapkan oleh Maybank Sekuritas sebesar 8,5%–22% untuk periode 2025–2027. 

“Kami menaikkan perkiraan laba 2025–2027 sebesar 8,5%–22% dengan memasukkan asumsi harga emas yang ditingkatkan menjadi US$5.000 per oz (sebelumnya: US$3.000 per oz),” jelas Hasan Barakwan dan Jeffrosenberg Chenlim, analis Maybank Sekuritas Indonesia, Jumat (6/2/2026).

---------------------

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Grand Galaxy Park Hadirkan “Lunar Bloom”, Perayaan Imlek Untuk Keluarga
• 18 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
• 21 jam laludisway.id
thumb
Penjualan Mobil RI Naik 7% Secara Tahunan, Dimulainya Pertanda Baik?
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tolak Bergabung ke Dewan Perdamaian, Italia Tetap Siap Bantu Pemulihan Timteng
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Profil Jacob Elordi, Aktor Asal Australia yang Kini Mulai Bersinar di Hollywood
• 23 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.