Bandara Korowai Batu Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Polisi menyampaikan Bandara Korowai Batu telah dihentikan sementara usai insiden penembakan pesawat Smart Air di Boven Digoel, Papua Selatan.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo mengatakan penutupan sementara bandara tersebut dilakukan sampai kondisi di TKP berjalan kondusif.

"Untuk sementara, penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu dihentikan hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman," ujar Yusuf dalam keterangan tertulis, Kamis (12/2/2026).

Dia menambahkan, pihaknya saat ini telah berhasil melakukan sterilisasi Bandara Korowai Batu. Evakuasi korban maupun penumpang telah dilakukan pihak aparat.

Khusus dua jenazah, yaitu Pilot Kapten Egon Erawan dan Ko-pilot kapten Baskoro, telah diterbangkan ke Timika untuk proses identifikasi dan autopsi. Setelah proses itu selesai, jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada keluarga.

"Alhamdulillah, pagi ini pasukan sudah masuk dan mengamankan lokasi termasuk pesawat. Evakuasi korban sudah selesai dilaksanakan. Saat ini kami fokus pada sterilisasi area dan memastikan situasi benar-benar kondusif," imbuhnya.

Baca Juga

  • Polisi Ungkap Identitas Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air
  • 39 Warga Mengungsi Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
  • AirAsia Diskon Tiket Pesawat Mudik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Rutenya

Namun demikian, peristiwa ini masih menyisakan dampak psikologis bagi 39 warga sekitar. Alhasil, puluhan warga itu kini telah mengungsi sementara sampai situasi di TKP benar-benar kondusif.

"Aparat kini berupaya mensterilkan lokasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah tersebut," pungkasnya.

Sekadar informasi, peristiwa penembakan ini bermula saat pesawat Smart Air terbang dari Bandara Tanah Merah dengan tujuan Koroway Batu pada 10.35 WIT.

Setibanya di lokasi, pesawat dengan nomor registrasi PKS-NR tiba-tiba ditembaki KKB Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin Elkius Kobak dari arah hutan. 

Adapun, buntut penyerangan itu pilot Kapten Egon Erawan dan Ko-pilot kapten Baskoro dinyatakan meninggal dunia pada 13.27 WIB. Sementara, 13 penumpang dinyatakan selamat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK nilai praperadilan Yaqut Cholil bagian dari mekanisme hukum
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Banjir Landa Tapanuli Tengah: 3 Kecamatan dan 9 Kelurahan Terdampak
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatera Dikebut
• 10 jam laludetik.com
thumb
ICA-CEPA Diproyeksikan Buka Peluang Signifikan bagi Penguatan Hubungan RI–Kanada
• 53 menit lalupantau.com
thumb
Persib menyerah 0-3 kepada Ratchaburi
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.