Kasus Kanker Terus Meningkat, Saatnya Skrining untuk Deteksi Dini dan Pencegahan

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Kanker masih menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit tidak menular di dunia. Data WHO menunjukkan bahwa pada tahun 2022, kanker menyebabkan sekitar 9,7 juta kematian secara global. Jumlah kasus pun diperkirakan akan meningkat signifikan dalam beberapa dekade ke depan.

Kondisi ini menegaskan bahwa skrining kanker dan deteksi dini kanker memegang peran penting dalam menekan angka kesakitan dan kematian akibat kanker.

Di Indonesia, beban kanker juga terus meningkat. Berdasarkan data GLOBOCAN tahun 2022, tercatat lebih dari 400 ribu kasus kanker baru dengan angka kematian mencapai sekitar 240 ribu kasus per tahun.

Dari seluruh kasus tersebut, jenis kanker dengan proporsi tertinggi adalah kanker payudara (16,2 persen), diikuti oleh kanker serviks (9 persen), dan kanker prostat (7 persen). Distribusi ini menegaskan bahwa ketiga jenis kanker tersebut menjadi prioritas dalam strategi skrining kanker secara rutin dan terarah, karena peluang pengelolaan dan pengendalian risiko akan lebih optimal bila terdeteksi lebih dini.

Tantangan Pencegahan Kanker

Pencegahan kanker jadi tantangan tersendiri. Pasalnya, penyakit ini sering berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal. Gejala awal kanker seperti kelelahan berkepanjangan, penurunan berat badan tanpa sebab, benjolan, nyeri yang menetap, atau perdarahan di luar kebiasaan kerap diabaikan karena dianggap tidak serius.

Akibatnya, tidak sedikit kasus kanker baru terdiagnosis ketika sudah memasuki stadium lanjut. Melalui deteksi dini kanker, risiko dapat dikenali lebih awal sebelum muncul keluhan klinis yang signifikan.

Skrining kanker berbasis pemeriksaan laboratorium membantu memberikan gambaran objektif mengenai kondisi tubuh, sehingga evaluasi lanjutan dan pemantauan kesehatan dapat dilakukan secara lebih tepat, terukur, dan terencana.

Dalam rangka Cancer Awareness Month Februari 2026, Prodia menghadirkan Paket Skrining Kanker dengan harga spesial mulai dari Rp 400.000.

Paket ini dirancang untuk membantu masyarakat memahami risiko kanker sejak dini sekaligus mendukung upaya pencegahan melalui pendekatan yang ilmiah dan relevan. Tersedia pilihan paket skrining kanker seperti Cervical Cancer Ultimate untuk deteksi risiko kanker serviks dan infeksi HPV risiko tinggi, Breast Cancer Ultimate sebagai pendekatan laboratorium dalam memahami risiko kanker payudara, serta Prostate Cancer Ultimate untuk skrining kesehatan prostat melalui parameter seperti PSA.

Prodia juga menyediakan pemeriksaan tunggal seperti CArisk 2.0, PSA, dan HPV-DNA High-Risk sesuai kebutuhan individu.

Ada layanan konsultasi gratis dengan dokter tepercaya yang dapat dilakukan melalui live chat di aplikasi U by Prodia untuk memberikan konsultasi terkait hasil pemeriksaan atau untuk menentukan jenis pemeriksaan yang sesuai.

Cari tahu info selengkapnya soal skrining kanker dan layanan lainnya dari prodia di prodia.co.id, ya!


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fitur Privacy Display di Samsung Galaxy S26: Inovasi Besar atau Sekadar Gimik Pengganti Aksesori?
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Cara BSI Genjot Tabungan Emas untuk Semua Lapisan Masyarakat
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Alam Sutera Akui Data UBO Perorangan Masih Kosong Usai Wafatnya The Ning King
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jelang Ramadhan, Arab Saudi Kirim 100 Ton Kurma Premium ke Indonesia
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Mall of Indonesia Hadirkan “Beyond the Bloom”, Perayaan Imlek 2026 Penuh Kehangatan
• 10 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.