JAKARTA, KOMPAS.TV - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang bergerak cepat setelah terdeteksi adanya pencemaran bahan kimia berbahaya jenis pestisida di Sungai Cisadane.
Pemantauan kualitas air kini dilakukan secara berkala sambil menunggu hasil resmi uji laboratorium.
Langkah ini diambil karena Sungai Cisadane masih menjadi pusat aktivitas masyarakat, mulai dari memancing hingga memanfaatkan air untuk kebutuhan tertentu.
Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi mengatakan, pemantauan dilakukan menggunakan alat pemantau kualitas air yang datanya diperbarui setiap jam.
Baca Juga: Persib Kalah Telak Saat Layvin Kurzawa Debut, Bojan Hodak Mafhum
Menurut Wawan, pengawasan ketat dilakukan guna memastikan tidak ada warga yang terdampak langsung oleh zat kimia yang diduga mencemari aliran sungai.
Pemantauan berkala ini menjadi langkah antisipatif sambil menunggu hasil laboratorium keluar.
Pemerintah daerah ingin memastikan kondisi air benar-benar aman sebelum aktivitas kembali diperbolehkan.
DLH Kota Tangerang juga mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat.
Warga diminta untuk tidak menangkap, mengolah, maupun mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane karena berpotensi terpapar bahan kimia berbahaya.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- sungai cisadane
- pencemaran sungai cisadane
- dlh kota tangerang
- pestisida sungai cisadane
- kualitas air cisadane
- dinkes kota tangerang




