Detik-Detik Babi Berusaha Kabur dari Penyembelihan Tahun Baru  Imlek di Guangxi, Tiongkok, Lompat ke Kolam dan Berenang Demi Menyelamatkan Diri

erabaru.net
4 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Pada 8 Februari 2026, seorang warganet Guangxi mengunggah video yang menyebutkan bahwa terjadi insiden tak terduga saat penyembelihan babi Tahun Baru di daerah setempat. Air panas sudah direbus dan semuanya siap, namun babi tersebut tiba-tiba melepaskan diri lalu melompat ke kolam. 

Warga berusaha menangkapnya, tetapi cukup lama tidak berhasil, hingga akhirnya hanya bisa berdiri di tepi kolam sambil menatap babi itu dengan pasrah.

Video yang beredar di internet memperlihatkan babi tersebut terus berenang maju di kolam, lalu berbalik arah berenang kembali. Di tepi kolam tampak orang-orang menonton dan berdiskusi, bahkan ada yang mendayung perahu kecil untuk mengepungnya.

放了它吧!2月8日,在廣西南寧的一個殺年豬現場,一頭豬突然跳進池塘「游泳逃亡」。 pic.twitter.com/yTFjl4HhoV

— 甜甜 (@tiantian108) February 11, 2026

Adegan ini memicu beragam komentar warganet, antara lain:
“Babi: Saya memang babi, tapi saya tidak bodoh.”
“Si Biksu Zhu di Kayangan kan memang menguasai pasukan air.”
“Semangat, Zhu Bajie! Cari Kakak Tertua!”
“Cepat kabur!”

Komentar lain juga bermunculan:
“Kasihan babinya!”
“Babi ini sebaiknya jangan disembelih.”
“Bisakah babi ini dibiarkan hidup?”
“Kalau sudah bisa melompat ke air, jangan dibunuh.”
“Babi yang tahu cara melarikan diri.”
“Lepaskan saja!”
“Lepaskan! Babi yang tahu melarikan diri pasti pintar!”

Sebenarnya, babi bukan hanya bisa melarikan diri; terkadang “kepekaan” atau naluri yang mereka tunjukkan justru membuat orang merasa iba.

Pada 8 Januari lalu, di sebuah desa di Provinsi Guizhou, sebuah keluarga sedang bersiap menyembelih babi Tahun Baru. Kayu bakar dan air panas sudah disiapkan, dan orang-orang hendak mulai menyembelih, ketika tiba-tiba babi besar itu berlutut dengan kedua kaki depannya. 

Babi itu tidak meronta dan tidak menjerit, hanya menundukkan kepala dengan tenang, seolah-olah memohon ampun kepada pemiliknya. Pemandangan itu mengejutkan semua orang yang hadir. Sang pemilik pun tidak tega menyembelih babi tersebut dan membawanya kembali ke kandang.

Konon, di masyarakat Tiongkok beredar pepatah: “Ada tiga jenis babi yang tidak boleh disembelih: pertama, babi yang berlutut; kedua, babi bercakar lima; ketiga, babi berbadan hitam berkepala putih. Petuah orang-orang tua pasti ada alasannya.” (Hui)

Penyunting bertanggung jawab: Tang Zixuan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Habib Bahar Tak Ditahan Usai Diperiksa Polisi, Ajukan Restorative Justice
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Timnas U-23 Indonesia Resmi Absen di Asian Games 2026
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Warga Meruya Punya Sport Park Baru: Ada Lapangan Basket-Jogging Track
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Perasaan Hector Souto Masih Campur Aduk Setelah Piala Asia Futsal 2026: Semoga Indonesia Tidak Euforia Sesaat
• 23 jam lalubola.com
thumb
Banjir Kembali Terjang Tapteng usai Diguyur Hujan Ekstrem, Warga Dievakuasi
• 8 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.