tvOnenews.com - Terakhir bela Timnas Indonesia pada 2021, nama Ezra Walian sempat tenggelam dari radar skuad Garuda.
Namun memasuki musim Super League 2025/2026, penyerang Persik Kediri itu kembali mencuri perhatian lewat performa yang impresif.
Empat tahun setelah penampilan terakhirnya di Piala AFF 2021 tepatnya saat Indonesia menjadi runner-up di bawah asuhan Shin Tae-yong, Ezra kini menjelma sebagai salah satu pemain lokal paling produktif di kompetisi domestik.
- Instagram @ezrawalian
Bersama Persik Kediri, pemain berusia 28 tahun itu tampil konsisten.
Dari 18 penampilan dalam 20 pertandingan, Ezra telah mengoleksi 8 assist, menjadikannya penyumbang assist terbanyak di antara pemain Indonesia musim ini.
Catatan tersebut bahkan sejajar dengan dua pemain asing, Rayco Rodriguez (Persita Tangerang) dan Mariano Peralta (Borneo FC).
Tak hanya kreatif dalam membangun serangan, Ezra juga berkontribusi lewat 5 gol. Kombinasi visi bermain, pergerakan tanpa bola, dan penyelesaian akhir membuatnya menjadi motor serangan Macan Putih musim ini.
Sejak Piala AFF 2021, Ezra memang belum lagi mendapat panggilan tim nasional.
Padahal saat itu, ia menjadi bagian dari skuad yang melaju hingga final sebelum akhirnya finis sebagai runner-up.
Absennya nama Ezra dalam beberapa periode kepelatihan setelahnya membuat banyak pihak menilai karier internasionalnya meredup.
Namun musim ini, ia seperti ingin membuktikan bahwa dirinya belum habis.
Di awal 2026, Ezra juga menegaskan bahwa keputusannya menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) adalah langkah yang tak pernah ia sesali.
“Saya sudah tinggal di Indonesia selama enam tahun sekarang. Saya pikir pertama kali saya bermain untuk timnas Indonesia adalah pada tahun 2017. Itu selama waktu saya di Jong Ajax,” ujarnya.
“Dan sejujurnya, saya tidak pernah menyesal karena itu adalah langkah yang luar biasa bagi saya. Tentu saja, sangat berbeda dengan Eropa dan banyak hal lainnya, tentu saja. Tapi saya tidak memiliki satu pun saat penyesalan,” tambahnya.




