Mengenal Upscrolled: Pesaing TikTok yang Viral karena Isu Palestina di AS

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

DUNIA media sosial di tahun 2026 mengalami pergeseran tektonik. Di tengah ketidakpastian regulasi TikTok di Amerika Serikat, muncul platform baru bernama Upscrolled yang mendadak menjadi perbincangan hangat. Bukan sekadar karena fitur video pendeknya, melainkan karena perannya sebagai wadah informasi yang dianggap lebih transparan terkait isu kemanusiaan, khususnya konflik di Palestina.

Banyak pengguna di Amerika Serikat, terutama dari kalangan Gen Z, mulai beralih ke Upscrolled setelah merasa ada praktik shadowbanning atau pembatasan konten pro-Palestina di platform mainstream seperti TikTok, Instagram, dan X. Fenomena ini memicu pertanyaan besar: Apa yang membuat Upscrolled berbeda dan apakah ini awal dari akhir dominasi TikTok?

Apa Itu Upscrolled?

Upscrolled adalah platform berbagi video pendek yang diluncurkan dengan janji Algoritma Terbuka. Berbeda dengan pesaingnya yang menjaga rapat rahasia dapur penyaringan konten, Upscrolled mengeklaim memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna untuk menentukan apa yang ingin mereka lihat.

Di pasar Amerika Serikat, Upscrolled memosisikan diri sebagai alternatif bagi mereka yang mendambakan kebebasan berekspresi tanpa intervensi politik yang kaku. Hal ini menjadi sangat relevan ketika sentimen publik terhadap konflik di Timur Tengah memanas saat narasi di media sosial sering kali dianggap berat sebelah oleh sebagian kelompok.

Informasi Utama: Mengapa Upscrolled Populer?
  • Transparansi Algoritma: Pengguna tahu alasan konten muncul di feed mereka.
  • Minim Sensor Politik: Kebijakan moderasi yang lebih longgar terhadap isu kemanusiaan.
  • Migrasi Kreator: Banyak influencer pro-Palestina memindahkan basis massa mereka ke sini.
Mengapa Isu Palestina Menjadi Pemicu Migrasi?

Pemicu utama popularitas Upscrolled adalah persepsi mengenai sensor digital. Pada 2024 dan 2025, banyak kreator konten melaporkan bahwa video yang mengandung kata kunci tertentu terkait Gaza atau Palestina mengalami penurunan jangkauan (reach) secara drastis di TikTok dan Instagram.

Upscrolled hadir dengan pendekatan yang berbeda. Pertama, minimnya filter kata kunci. Platform ini tidak secara otomatis menurunkan peringkat konten berdasarkan kata kunci sensitif selama tidak melanggar hukum dasar. Kedua, ada transparansi moderasi saat pengguna diberikan notifikasi jelas jika konten mereka dibatasi.

Perbandingan Algoritma: Upscrolled vs TikTok Fitur TikTok Upscrolled Prioritas Konten Retensi & Brand Safety Interaksi & Validasi Komunitas Moderasi Isu Politik Ketat / Sering Shadowban Terbuka / Minim Filter Kata Transparansi Tertutup (Proprietary) Terbuka (Open Algorithm) Dampak terhadap Opini Publik di Amerika Serikat

Kehadiran Upscrolled mengubah peta opini publik di AS. Dengan akses informasi yang lebih mentah dan tanpa filter, narasi yang selama ini jarang muncul di media arus utama kini bisa menjangkau jutaan orang. Hal ini menciptakan tekanan politik baru bagi pemerintah AS, karena konstituen muda mereka mendapatkan perspektif yang jauh berbeda dari apa yang disajikan di televisi.

Namun, kebebasan ini bukan tanpa tantangan. Kritik terhadap Upscrolled biasanya berkisar pada risiko penyebaran disinformasi yang sulit dikontrol karena minimnya filter awal. Oleh karena itu, literasi digital tetap menjadi kunci utama bagi para penggunanya.

Kesimpulan

Upscrolled mungkin belum sebesar TikTok dalam hal jumlah pengguna global. Namun ia berhasil mengisi celah yang ditinggalkan oleh platform besar: kepercayaan. Dalam isu sensitif seperti Palestina, transparansi menjadi mata uang yang sangat berharga bagi netizen modern.

FAQ (People Also Ask)

Apakah Upscrolled aman digunakan?
Ya, platform ini mengikuti standar keamanan data di AS, tetapi pengguna tetap disarankan bijak dalam membagikan informasi pribadi.

Mengapa banyak orang pindah dari TikTok?
Terutama karena tuduhan sensor konten terkait isu Gaza dan Palestina yang dianggap merugikan kreator konten independen.

Bagaimana cara kerja algoritma Upscrolled?
Ia bekerja berdasarkan validasi komunitas secara real-time, bukan hanya berdasarkan kepentingan pengiklan semata.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Denyut Bisnis BTPN Syariah dalam Pembiayaan Berbasis Komunitas
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Gubernur Khofifah Penuhi Panggilan KPK sebagai Saksi Tambahan dalam Sidang Dugaan Korupsi Dana Hibah DPRD Jatim
• 5 jam lalupantau.com
thumb
UPRI Gelar Dies Natalis dan Wisuda Sarjana–Pascasarjana, Tekankan Lulusan Berdaya Saing
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Bahlil Sebut Indonesia Pasok 44% Batu Bara Dunia, tapi Harga Dikendalikan Asing
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jika Kamu Mengetuk Sampai Ketukan Kesepuluh, Pintu Itu Akan Terbuka
• 8 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.