BEI Pastikan Masuknya Dana Pensiun dan Asuransi Tak Ganggu Pasar

idxchannel.com
19 jam lalu
Cover Berita

BEI memastikan investasi institusi domestik tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku.

BEI Pastikan Masuknya Dana Pensiun dan Asuransi Tak Ganggu Pasar (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan masuknya dana pensiun dan perusahaan asuransi tak akan mengganggu pasar saham domestik.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik memastikan investasi institusi domestik tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku.

Baca Juga:
Hadapi Turbulensi Usai Laporan MSCI, BEI: Momen Penting Perbaiki Pasar Modal Indonesia

"Untuk institusi domestik kita melakukan investasi kan ada rambu-rambunya. Ada batasan-batasannya," tegasnya saat diwawancarai, Kamis (12/2/2026).

Dia juga menepis potensi terjadinya crowding out effect apabila dana pensiun dan asuransi meningkatkan eksposur ke saham. Menurutnya, struktur transaksi harian di pasar saham Indonesia saat ini masih didominasi investor ritel.

Baca Juga:
BEI Sebut Sudah Komunikasi Intens dengan MSCI Sebelum Gejolak Pasar Saham

"Saat ini kalau kita lihat dari transaksi harian saja, itu yang di atas 30 triliun itu kontribusi utama dari retail sampai dengan 52 persen. Kemudian dari asing 30 persen. Yang artinya kira-kira 20 persen itu dari institusi domestik kita. Artinya ruang untuk bertumbuh bagi partisipasi institusi domestik kita itu masih sangat besar," lanjut Jeffrey.

Terkait kekhawatiran potensi konflik kepentingan, terutama jika investasi mengalir deras ke saham-saham BUMN atau entitas terafiliasi, Jeffrey menegaskan mekanisme pasar telah mengatur hal tersebut.

Baca Juga:
Prabowo Marah Besar IHSG Anjlok, BEI Komitmen Segera Benahi Pasar Modal

Menurutnya, ketentuan free float serta peningkatan keterbukaan informasi kepemilikan saham menjadi instrumen pengawasan yang memadai bagi pasar.

"Karena kan itu sudah diatur juga free floatnya bagaimana. Nanti apalagi kita akan juga melakukan keterbukaan informasi yang lebih transparan terkait dengan kepemilikan saham. Artinya tidak akan ada risiko," tutur dia.

Baca Juga:
Prabowo Awasi Pergerakan IHSG, Ini Pesan untuk BEI

Jeffrey juga memastikan, peningkatan partisipasi institusi domestik tidak akan memicu lonjakan volatilitas di pasar saham. "Enggak, enggak akan," ujar dia.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Gaya Makeup 2016 yang Bisa Kamu Coba Kembali di Tahun 2026
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
KSAD Targetkan 500 Jembatan Darurat di Sumatera Rampung pada Juli 2026
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Konsumsi Beras Diprediksi Naik jelang Ramadan, DKI Pastikan Stok Aman
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ketidakpastian Status Hukum Ojol Hambat Terbitnya Perpres Perlindungan
• 18 jam lalueranasional.com
thumb
Dolar AS Sukses Menguat Lawan Sejumlah Mata Uang Utama Dunia
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.