Trump Optimis Dapat "Tundukkan" Iran di Meja Perundingan

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meyakini dapat menegosiasikan kesepakatan yang jauh lebih baik dengan Iran pada tahap ini. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent kepada Fox News, Rabu, 11 Februari 2026.

Sebelumnya pada hari yang sama, Trump mengatakan bahwa dalam pertemuannya dengan kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu, ia menekankan pentingnya melanjutkan keterlibatan dengan Teheran untuk merampungkan sebuah kesepakatan. Ia juga menyatakan harapan agar Iran bertindak secara "masuk akal dan bertanggung jawab."

Baca Juga :
Israel Gabung Board of Peace Bentukan Trump, Bagaimana Sikap RI?
Trump Tolak Desakan Netanyahu, Tetap Ingin Lanjutkan Negosiasi dengan Iran

"Presiden Trump berpikiran terbuka, dan seperti yang ia katakan, ia yakin sekarang dapat memperoleh kesepakatan yang jauh lebih baik dari pihak Iran setelah Operasi Midnight Hammer pada 22 Juni," ujar Bessent kepada Fox News, seraya menambahkan bahwa tercapai atau tidaknya kesepakatan tersebut bergantung pada Teheran kepada 

Ia juga menyebutkan bahwa Trump dan Menteri Perang Pete Hegseth akan mengambil sejumlah keputusan di tengah pengerahan ulang aset militer Washington ke arah Iran.

Pada Selasa, sejumlah media melaporkan, dengan mengutip citra satelit, bahwa pasukan AS telah memindahkan pesawat dan sistem pertahanan ke pangkalan militer di kawasan tersebut seiring meningkatnya ketegangan dengan Iran.

Sementara Iran berupaya mencapai kesepakatan mengenai isu nuklir Teheran sesegera mungkin, mengingat faktor waktu menjadi pertimbangan penting bagi Iran, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei, Selasa.

"Semakin cepat kesepakatan tercapai, semakin baik. Kami memulai negosiasi ini dengan tujuan mencapai hasil. Waktu sangat penting bagi kami. Saya telah berkali-kali mengatakan bahwa pencabutan sanksi sesegera mungkin adalah kemenangan bagi Iran," kata Baghaei seperti dikutip oleh stasiun televisi Iran SNN.

Ia menambahkan bahwa pembicaraan Iran-AS pada Jumat lalu di Muscat berfokus pada pembahasan isu-isu umum dan dimaksudkan untuk menilai keseriusan niat pihak Amerika dan menentukan langkah selanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan yang berfokus pada nuklir Iran itu berjalan dengan baik dan akan berlanjut selama pekan ini.

Pada saat yang sama, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa Teheran bersikeras pada haknya untuk memperkaya uranium, bahkan jika hal itu menyebabkan perang. 

Baca Juga :
Prabowo Dipastikan Hadiri KTT Perdana Board of Peace di AS Pekan Depan
Semakin Menekan, Trump Ngotot Ingin Lucuti Kemampuan Nuklir Iran
Menlu Rusia Tegaskan Dewan Perdamaian Trump Tak Bisa Gantikan PBB, Singgung Ambisi AS

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] CEO Edvisor Profina Visindo Soroti soal Pertemuan 5 Konglomerat Dengan Presiden Prabowo
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Daop 1 Jakarta Siapkan 787 Ribu Kursi Kereta Untuk Lebaran 2026
• 19 jam lalunarasi.tv
thumb
Pesawat Smart Air Ditembaki KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Jaksa Agung Mutasi 54 Pejabat, Kajari Kota Madiun Diganti Usai Tiga Bulan Menjabat
• 2 jam lalurealita.co
thumb
103 kendaraan terjebak longsor di Trans Papua ruas Jayapura-Wamena
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.