PENYAKIT jantung dan berbagai penyakit kronis lain hingga saat ini masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas, baik secara global maupun nasional. Di Indonesia, keterlambatan diagnosis masih kerap terjadi, antara lain disebabkan oleh keterbatasan akses terhadap pemeriksaan penunjang yang andal serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam sistem layanan kesehatan.
Dokter Ardian Jahja Saputra dari Medistra Hospital menekankan pentingnya pemeriksaan diagnostik dalam mendukung upaya deteksi dini, khususnya pada penyakit jantung dan pembuluh darah. "Banyak penyakit jantung berkembang tanpa gejala yang jelas. Pemeriksaan penunjang seperti CT scan berperan penting dalam membantu deteksi dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat diatasi," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (12/2).
Sejalan dengan hal tersebut, dr. Monica Mangkuwerdojo, Sp.Rad, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi CT scan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas penegakan diagnosis.
"Dengan teknologi CT scan terkini, kami dapat memperoleh hasil pencitraan yang lebih detail dan akurat dalam waktu yang lebih singkat. Hal ini sangat membantu dokter dalam menentukan diagnosis dan rencana penanganan yang tepat bagi pasien," jelasnya.
Diketahui, Medistra Hospital menghadirkan CT Scan Revolution Apex dari GE Healthcare sebagai fasilitas diagnostik. Dengan teknologi 512 slices dan dosis radiasi yang lebih rendah, CT Scan ini mendukung diagnosis yang lebih cepat dan akurat. (I-2)





