JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengeklaim bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menambal sekitar 6.000 titik jalan berlubang di berbagai wilayah Ibu Kota.
Meski begitu, ia mengakui penambalan tersebut belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan jalan rusak di Jakarta.
Baca juga: Pencuri Kabel PJU di Koja dan Cilincing Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain
“Penambalan itu dilakukan secara masif. Memang lubang-lubang yang pada waktu minggu lalu kita hitung ada 6.000, udah hampir sebagian besar kita tambal. Bahwa apakah penambalan itu sudah menyelesaikan secara keseluruhan meng-cover Jakarta, saya harus mengatakan belum,” ucap Pramono saat ditemui di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (12/2/2026).
Pramono juga menyinggung insiden yang terjadi di wilayah Grogol, Jakarta Barat, akibat jalan berlubang.
Ia menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan memastikan pemerintah tidak pernah berniat membiarkan kondisi jalan rusak.
“Kalau ada peristiwa seperti yang terjadi di Grogol, itu adalah peristiwa yang tentunya Pemerintah Jakarta mohon maaf dan tidak ada keinginan sama sekali untuk membiarkan itu,” ucapnya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas, terutama ketika melintasi titik-titik jalan yang berpotensi rusak.
“Dengan demikian kami meminta kepada seluruh masyarakat yang beraktivitas di Jakarta, untuk tempat-tempat tertentu agar berhati-hati,” kata Pramono.
Baca juga: Pilot Smart Air Ditembak, IPI: Bandara Koroway Batu Harusnya Punya Protokol Keamanan
Pemprov DKI menyatakan akan terus melakukan penambalan dan perbaikan jalan secara bertahap hingga kondisi jalan di Jakarta kembali layak dan aman dilalui terutama pasca hujan ekstrem yang terjadi beberapa waktu lalu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang