Denyut Bisnis BTPN Syariah dalam Pembiayaan Berbasis Komunitas

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS) sebagai salah satu bank syariah di Tanah Air aktif menyalurkan pembiayaan, utamanya ke segmen ultra mikro berbasis komunitas.

Perseroan memiliki community officer yang bertugas untuk membantu komunitas dalam menumbuhkan bisnisnya melalui penyaluran pembiayaan. Dalam menyalurkan pembiayaan, BTPN Syariah selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Community officer BTPN Syariah aktif melakukan jemput bola dan menjalin komunikasi dengan komunitas nasabah. Kunjungan ke komunitas nasabah dilakukan setiap dua kali dalam sebulan. Komunitas tersebut mencakup ibu rumah tangga, pengusaha rumahan, hingga mereka yang ingin membangun usaha.

Compliance & Risk Director BTPN Syariah Arief Ismail mengungkapkan, total penyaluran BTPN Syariah sepanjang 2025 mencapai Rp10,35 triliun. Dari total tersebut, sekitar Rp9 triliun disalurkan kepada sektor mikro.

“[Dari total pembiayaan Rp10,35 triliun] Rp9 triliun-nya itu mikro,” kata Arief dalam agenda Media Visit di Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026).

Selain pembiayaan, Arief juga menyebut bahwa BTPN Syariah telah melayani sekitar 7 juta nasabah dengan total nasabah aktif mencapai sekitar 3,77 juta nasabah. Para nasabah BTPN Syariah ini mencakup sekitar 256.300 komunitas yang tersebar di 2.650 kecamatan di seluruh Indonesia.

Baca Juga

  • BTPN Syariah (BTPS) Raup Laba Rp1,20 Triliun Pada 2025
  • BTPN Syariah (BTPS) Raih Rating AAA dari Fitch, Outlook Stabil
  • Direktur BTPN Syariah Dewi Nuzulianti Raih Bisnis Indonesia Women in SDGs Action Award 2025

Sebagaimana diketahui, perjalanan PT BTPN Syariah dimulai pada 2010 sebagai BTPN. Dalam perjalanannya, BTPN Syariah resmi berdiri sebagai entitas mandiri pada 14 Juli 2014 dan terdaftar sebagai PT BTPN Syariah pada 8 Mei 2018.

Dua tahun berselang, BTPN Syariah berganti nama dari semula PT BTPN Syariah menjadi PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS) tepatnya pada 4 Juni 2020. Hingga saat ini, BTPN Syariah tersebar di 26 provinsi dengan lebih dari 14.200 karyawan yang didominasi oleh wanita dan lulusan SMA.

Kinerja Keuangan 2025

Sepanjang 2025, BTPN Syariah membukukan pertumbuhan laba bersih tahun berjalan sebesar 13,15% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp1,20 triliun hingga akhir 2025. Pada 2024, perseroan meraup laba bersih senilai Rp1,06 triliun.

“Alhamdulillah, bank berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp1,2 triliun. Kami berharap fokus Bank dalam membangun perilaku unggul dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Direktur BTPN Syariah Fachmy Achmad dalam keterangannya pada Rabu (11/2/2026).

Dalam laporan yang dipublikasikan, pendapatan setelah distribusi bagi hasil BTPN Syariah menyusut 3,35% YoY menjadi Rp4,73 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp4,89 triliun.

Sementara itu, pendapatan komisi tercatat mencapai Rp1,73 miliar sepanjang 2025, tumbuh 17,96% YoY dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,47 miliar.

Dari sisi intermediasi, BTPS menyalurkan pembiayaan sebesar Rp10,35 triliun. Rasio keuangan Bank tetap kuat dengan Return on Assets (RoA) sebesar 7,2% dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 57,7%.

Dana simpanan wadiah yang dihimpun perseroan juga tumbuh 7,27% YoY menjadi sebesar Rp2,27 triliun sepanjang 2025. Pada 2024, perseroan membukukan dana simpanan wadiah senilai Rp2,12 triliun.

Pertumbuhan dana simpanan wadiah BTPS ditopang oleh simpanan giro yang tumbuh signifikan yakni 526,65% YoY menjadi Rp42,56 miliar dibanding tahun lalu Rp6,79 miliar. Simpanan tabungan juga meningkat 5,61% YoY, dari tahun lalu Rp2,11 triliun menjadi Rp2,23 triliun pada 2025.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Cek Syarat, Link, Rute, dan Cara Daftarnya
• 14 jam laludisway.id
thumb
CEO Media Group: Indonesia Perlu Kerja Keras Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Maluku Perkuat Literasi Keagamaan Lintas Budaya, Sekolah Didorong Jadi Ruang Tumbuh Toleransi
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
PT Garam Gandeng RDMP Pertamina Balikpapan Garap Proyek Jumbo Rp7 T
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Presiden Prabowo Terima Kunjungan Delegasi Pakistan di Istana
• 4 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.