JAKARTA, KOMPAS.com - Pencuri tas dari ruang rapat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di hotel bintang lima wilayah Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat, diduga melakukan aksinya secara berkomplot.
"Dan ada kemungkinan (beraksi) tidak sendiri," ujar Kastareskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026).
Roby mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku sudah beberapa kali melakukan pencurian di sejumlah hotel berbeda.
Baca juga: Dua Pria di Jakut Curi Motor untuk Ditukar dengan Sabu
"Yang kita ketahui ada di tiga hotel," ujarnya.
Ia menjelaskan, informasi tersebut didapat berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan petunjuk yang dikumpulkan.
Namun, saat ini pelaku belum tertangkap. Meski begitu, polisi sudah mengantongi identitas pelaku.
"Ada dugaan kuat terhadap (pria) terduga," katanya.
Sebelumnya, peristiwa pencurian yang terjadi di sebuah hotel bintang lima di kawasan Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat, viral di media sosial pada Rabu (11/2/2026).
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (10/2/2026) saat berlangsung rapat yang melibatkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di salah satu ruangan hotel.
"Kronologinya kemarin, hari Selasa jam 8 pagi, korban ikut rapat di Ruang Candi Kalasan Lantai 2. Terus kemudian, dia taruh tas warna hitam yang isinya satu HP (smartphone) sama laptop di meja kerja," ujar Roby saat dihubungi Kompas.com, Rabu.
Baca juga: Jenazah Pilot Smart Air Tiba di Jakarta Sore Ini, Dimakamkan di Tanah Kusir
"Kemudian jam 12.00 WIB, korban meninggalkan ruangan untuk istirahat siang. Kemudian jam 12.50 kembali, barang-barang tersebut sudah tidak ada," jelasnya.
Berdasarkan keterangan pelapor dan pemeriksaan CCTV, korban meninggalkan lokasi sekitar 50 menit sebelum akhirnya menyadari barangnya hilang.
Roby menyebutkan, terdapat satu orang korban dalam laporan yang diterima polisi.
Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanah Abang dengan kerugian berupa satu unit smartphone dan satu unit laptop.