Qorinna dan Langit yang Diperjuangkan: Jejak Wara Menuju Kokpit TNI AU

kompas.com
12 jam lalu
Cover Berita

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Deru mesin pesawat latih memecah siang di Wing Pendidikan 100/Terbang, Yogyakarta.

Sebuah Pesawat Grob G 120 TP berwarna putih dengan nomor ekor LD-1206 meluncur pelan di landasan sebelum akhirnya berhenti sempurna.

Di apron, seorang perempuan berseragam terbang oranye melepas helm dan menatap langit sejenak.

Seragam itu membungkus tubuhnya dengan warna jingga terang yang kontras dengan badan pesawat dan hamparan hijau pepohonan di sekitar landasan.

Baca juga: KPK Dalami Kronologi Pengaturan Lelang Proyek di Kasus DJKA yang Libatkan Sudewo

Kainnya tebal dan fungsional, dengan resleting panjang di bagian depan serta saku-saku berpenutup di dada dan lengan.

Di dada kanannya tersemat patch bundar bertuliskan Sekolah Penerbang TNI AU, lengkap dengan lambang sayap dan warna-warna yang mencolok.

Di sisi lainnya, terpasang name tag hitam dengan tulisan emas dan lambang sayap kecil yang menandai identitasnya sebagai siswa Sekolah Penerbang.

Pada bahu, pangkat Letnan Dua terpasang rapi sebagai simbol tanggung jawab yang ia emban.

Lengan kanannya dihiasi emblem Indonesian Air Force Flying School.

Di balik kerahnya, dalaman hitam menutup leher hingga rapi, menyatu dengan hijab hitam yang membingkai wajahnya.

Tak ada aksesori berlebihan. Hanya seragam yang dirancang untuk ketahanan, keselamatan, dan disiplin.

Namanya Letda Tek Qorinna. Bagi sebagian orang, langit adalah batas.

Bagi Qorinna, langit adalah tujuan. Keinginan itu tumbuh bukan dari cerita jauh, melainkan dari rumahnya sendiri.

Ibunya adalah seorang Wanita Angkatan Udara (Wara) yang kini berdinas sebagai Polisi Militer Angkatan Udara.

Sejak kecil, Qorinna akrab dengan disiplin, seragam, dan suasana pangkalan udara.

Ia melihat langsung bagaimana ibunya berdinas, berdiri sejajar dengan para prajurit laki-laki.

Dari sanalah keyakinan itu terbentuk, yakni perempuan juga bisa menjadi tentara.

Bahkan, perempuan juga bisa menjadi penerbang.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Saya termotivasi bahwa tidak hanya laki-laki yang bisa menerbangkan pesawat, perempuan juga bisa menerbangkan pesawat apabila dilatih dengan baik dan benar,” kata Qorinna, saat ditemui di apron Wingdik 100/Terbang, Yogyakarta, Kamis (12/2/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Operasi Pekat Jaya 2026 Sapu Bersih Tawuran dan Narkoba, 1.160 Kasus Berhasil Diungkap
• 14 jam laludisway.id
thumb
Video: Seperti Indonesia, Israel Akan Bergabung ke "Board of Peace"
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
IHSG Ditutup Melemah dengan Persentase 0,31 Persen Kamis Sore
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
AXA Mandiri Salurkan Surplus Underwriting ke Baznas untuk Pendidikan
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Usai Dicecar 60 Pertanyaan, Mengapa Bahar bin Smith Boleh Pulang, Nggak Ditahan?
• 17 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.