Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan maupun libur sekolah. Skema pembagian disesuaikan dengan kondisi ibadah dan masa libur, yakni menggunakan menu kering.
Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan Disdik Sleman, Akhmad Ritaudin, mengatakan skema tersebut telah diterapkan sebelumnya saat libur semester dan kembali digunakan selama Ramadan.
“MBG di Ramadan tetap jalan bentuknya goodie bag itu di dalamnya biasanya ada telur asin, susu, roti,” ujarnya kepada awak media di Kompleks Pemkab Sleman, Kamis (12/2).
Selain selama Ramadan, skema menu kering juga diterapkan saat libur sekolah. Pembagian dilakukan secara berkala, yakni setiap tiga hari sekali dan dua hari sekali. Menurut Ritaudin, pola ini telah disepakati bersama orang tua siswa agar tidak memberatkan mereka selama masa libur.
“Libur kemarin dan untuk libur Ramadhan ini polanya sama, itu akan diberikan MBG gratis itu bentuknya kering dan nanti diambil setiap 3 hari sekali. 3 hari terus nanti 2 hari lagi orang tuanya ambil,” ujarnya.
“Jadi 3 paket dibagikan 1 hari,” lanjutnya.
Ritaudin menegaskan, meski menggunakan menu kering, komposisi makanan tetap harus memperhatikan keseimbangan gizi. Menu MBG tidak boleh hanya berisi karbohidrat, tetapi juga harus dilengkapi protein, susu, dan buah.
“Kami ingatkan, jangan asal-asal roti lah. Paling tidak ya ada telurnya, ada proteinnya, ada susunya, terus ada buah-buahnya ,” ungkapnya.
Pengawasan pelaksanaan MBG selama Ramadan dan libur sekolah dilakukan melalui pengawas sekolah di masing-masing kapanewon.





