Pemerintah Terus Percepat Pembangunan Huntara dan Huntap Pascabencana di Sumatra

tvrinews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, Sumatera

Pemerintah terus memacu pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) sebagai bagian dari upaya rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatra. Langkah percepatan ini diambil untuk memastikan masyarakat terdampak dapat segera menempati kediaman yang lebih layak dan aman.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh pada Kamis 12 Februari 2026, progres pembangunan huntara menunjukkan perkembangan yang signifikan. Di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, personel TNI dari Kodim setempat terlibat aktif dalam membangun huntara bagi warga terdampak bencana di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren. Saat ini, sejumlah unit telah berdiri dan memasuki tahap penyempurnaan, sementara kerangka bangunan lainnya terus didirikan guna memenuhi kapasitas hunian.

Percepatan serupa juga terlihat di Sumatra Barat. Saat ini tercatat sembilan titik kawasan huntara telah rampung dan siap huni. Kawasan tersebut tersebar di Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang. Adapun satu kawasan di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Pesisir Selatan, masih dalam proses pengerjaan dengan progres mencapai 65 persen.

Sementara itu di Sumatra Utara, pembangunan huntara berjalan beriringan dengan pembangunan huntap. Di kawasan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pengecoran struktur bangunan huntap telah dimulai di lahan PTPN IV. Hunian permanen ini dirancang sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Sebelumnya, dalam Konferensi Pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera di Jakarta, Rabu (11/2), Ketua Satuan Tugas PRR sekaligus Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mempercepat pemindahan warga dari tenda darurat ke hunian yang lebih permanen.

Pemerintah sendiri menargetkan pembangunan 17.036 unit huntara secara total. Hingga saat ini, sebanyak 5.489 unit atau sekitar 32 persen telah berhasil diselesaikan di tiga provinsi terdampak. Sedangkan untuk huntap, target pembangunan mencapai 15.719 unit, dengan rincian 3.657 unit di Sumatra Barat, 3.462 unit di Sumatra Utara, dan 8.600 unit di Aceh.

Keseluruhan proses pembangunan ini merupakan hasil kerja terpadu antara BNPB, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah daerah, serta dukungan personel TNI dalam pengerjaan fisik maupun distribusi material di lapangan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam Merosot Rp 43.000 menjadi Rp 2.904.000 per Gram
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Bernardo Tavares Akui Pemain Asing Baru Persebaya Masih Butuh Adaptasi
• 29 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Wamensos Ajak Warga Borobudur Mandiri Lewat Pelatihan Kerajinan Eceng Gondok
• 59 menit lalukumparan.com
thumb
Teman Ida Fauziyah Cerita Didekati Penyidik KPK, Klaim Bisa Bikin Kasus Haji ‘Tidak Naik’
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo Hadiri Peresmian-Groundbreaking SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.