Mendes Yandri Lepas Ekspor Gula Aren Organik Pacitan ke Tiga Negara

tvrinews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Pacitan

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto resmi melepas ekspor 11,5 ton gula aren organik dari Desa Temon, Kabupaten Pacitan, ke Malaysia, Belanda, dan Australia, Kamis, 12 Februari 2026. 

Acara pelepasan ekspor berlangsung di Desa Sejahtera Astra Temon dengan nilai mencapai Rp535 juta. Dalam kesempatan itu, Yandri mengapresiasi peran seluruh pihak yang menjadi inisiator Desa Ekspor Temon.

“Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah menjadi inisiator di Desa Temon ini untuk melahirkan Desa Ekspor, di mana hari ini kita melepas ekspor gula aren organik,” ujarnya.

Sebelum pelepasan resmi, Yandri bahkan naik ke kabin truk bermuatan enam ton gula aren untuk memastikan kesiapan distribusi menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Ia juga mengingatkan pengemudi untuk menjaga muatan dengan baik karena komoditas ini mewakili nama daerah dan bangsa.

“Ingat, yang ada di belakang itu bukan sekadar gula aren, tapi mewakili Pacitan, Jawa Timur, dan juga Merah Putih,” tegas Yandri.

Mendes PDT menekankan tiga prasyarat keberlanjutan ekspor, yaitu menjaga mutu, memastikan kuantitas, dan menjamin kesinambungan produksi melalui penguatan budidaya serta regenerasi tanaman aren.

Sementara itu, Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menyambut positif ekspor gula aren organik ini. Ia berharap kegiatan tersebut membuka akses pasar internasional bagi komoditas unggulan lain dari wilayah yang dikenal sebagai “70-Mile Sea Paradise.”

“Kita tidak bisa bekerja sendiri, harus kolaborasi. SDM desa juga harus diperkuat agar mampu mengenali dan mengelola potensi yang ada,” kata Indrata.

Perwakilan manajemen Astra menambahkan bahwa ekspor ini merupakan hasil kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha melalui Program Desa Sejahtera Astra.

Sejak 2018, Astra telah membina 1.280 desa di 35 provinsi, dengan 548 desa berhasil menembus pasar internasional dan mencatat valuasi ekspor kumulatif Rp411 miliar dalam lima tahun terakhir.

Di Pacitan, program ini melibatkan sekitar 400 masyarakat dari lima desa melalui pendampingan Temon Agro Lestari, sehingga potensi gula aren organik Desa Temon dapat dimanfaatkan secara optimal.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tarif resiprokal dan kerja sama energi dibahas jelang presiden ke AS
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Pengusaha Teriak Harga Garam RI Mahal, Begini Respons KKP
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tempat Hiburan Malam di Bandung Wajib Tutup Selama Ramadan dan Imlek
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Top! Astra Masuk Jajaran 500 Perusahaan Terbaik Asia Pasifik
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Perkuat Ekonomi Hijau, BSI Salurkan Pembiayaan Berkelanjutan Rp73,92 Triliun di 2025
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.