Pemerintah Kaji Strategi Kurangi Pemakaian Dolar Buat Haji dan Umroh

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
Foto: Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dahnil Simanjuntak. (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dahnil Simanjuntak menuturkan Presiden Prabowo Subianto memberikan perintah langsung terkait dengan penggunaan 'cash outflow' atau aliran dana dari Tanah Air keluar negeri, termasuk dalam konteks ibadah haji dan umroh.

Hal ini mengingat uang yang terbang ke luar dalam pelaksanaan haji cukup besar, yakni mencapai Rp 40 triliun per tahun. Sebagai catatan, cash outflow dari ibadah haji dan umroh ini membutuhkan pasokan dolar AS yang besar. Pasalnya, pembayaran ongkos haji dan lainnya masih menggunakan dolar AS.


Baca: Bereskan Suap & Korupsi, Purbaya Kaji Kesejahteraan Pegawai Kemenkeu

"Perputaran di perhajian itu setiap tahunnya Rp40 triliunan. Jumlahnya itu 80% itu cash outflow. Nah itulah perintah presiden harus dikurangi cash outflownya," kata Dahnil saat ditemui selepas rapat dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis (12/1/2026).

Dari rapat ini, ada beberapa strategi yang disampaikan Menko Airlangga, misalnya memaksimalkan QRIS RI supaya cash outflow tadi bentuknya kembali lagi, tapi semuanya transaksinya dalam rupiah melalui QRIS.

"Itu ide genuine dari Pak Airlangga tadi di diskusi kita supaya pastikan itu," ujarnya.

Baca: Ditanya Hasil Negosiasi Tarif Dagang AS, Bos Pengusaha Jawab Begini

Menurutnya, dengan penggunaan QRIS, maka ini akan mengurangi cash outflow. Pasalnya, setiap tahunnya, sebanyak 2,6 juta warga RI yang melakukan umroh dan 221.000 yang melakukan ibadah haji.

"Dan itu transaksinya luar biasa. Jadi kalau saja kemudian itu memaksimalkan penggunaan QRIS misalnya, itu akan mengurangi cash outflow," paparnya.

Dahnil berharap strategi ini dapat mengurangi setidaknya 50% dari total cash outflow dalam ibadah haji dan umroh. Selain itu, pemerintah akan mendorong pariwisata dari Timur Tengah ke Indonesia. Saat ini, jumlah kunjungan turis Timur Tengah baru mencapai 33.000 orang per tahun.

Dia berharap travel umroh dan haji RI juga bisa menjual paket wisata buat warga Timur Tengah.

"Jadi kita ingin maksimalkan itu. Bayangkan loh kita yang berangkat dari sini ke Saudi itu 3 juta, masa yang dari Saudi ke sini itu hanya 33.000," katanya.

Menurut Dahnil, Menko Airlangga mengarahkan akan dibentuk Kelompok Kerja atau Pokja untuk mengorkestrasi semua paket-paket ekonomi, khusus tentang ekosistem ekonomi haji.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: BI Dorong Transaksi Digital - Perluasan Implementasi QRIS

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banjir Agam, 2 jembatan darurat yang baru dibangun hanyut dibawa arus
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Pengaduan Konsumen di Sektor E-Commerce Melonjak Tajam, Pakar IPB: Perlindungan masih Lemah
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
PKB, PAN, dan Golkar, Diprediksi Punya Jagoan Cawapres Pendamping Prabowo di 2029
• 22 jam lalugenpi.co
thumb
Jogja Fashion Week 2026 Gandeng Komunitas Fesyen di ASEAN
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kontroversi Berkas Epstein: DOJ Dituduh Pantau Aktivitas Anggota Kongres AS
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.