Ratas dengan Prabowo, Menteri KKP Bahas Progres Pembangunan Kampung Nelayan

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Saat ini telah terbangun 65 titik kampung nelayan. Capaian tersebut setara dengan 50 persen dari tahap pertama pembangunan.

Ratas dengan Prabowo, Menteri KKP Bahas Progres Pembangunan Kampung Nelayan (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/2/2026) sore. 

Salah satu agenda yang dibahas yakni progres pembangunan kampung nelayan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Baca Juga:
Prabowo Terima Kunjungan KSAU Pakistan di Istana Sore Ini

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan, saat ini telah terbangun 65 titik kampung nelayan. Capaian tersebut setara dengan 50 persen dari tahap pertama pembangunan.

“Ya progres sudah 50 persen dari tahap 1 dan mudah-mudahan bisa segera selesai di 65 titik,” ujar Trenggono kepada awak media.

Baca Juga:
Kemenag Sebut Masjid IKN Siap Gelar Salat Tarawih Ramadan 1447 H

Sementara itu, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menegaskan program kampung nelayan menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam mengatasi kemiskinan.

Menurut Budiman, Presiden Prabowo menekankan bahwa pengentasan kemiskinan tak cukup hanya dengan bantuan sementara. Melainkan harus diperkuat melalui kelembagaan yang berkelanjutan seperti koperasi dan kampung nelayan.

Baca Juga:
Kemenkeu Minta Bunga UMi Harus Lebih Murah dari Bank

“Bapak Presiden menyampaikan bahwa pengentasan kemiskinan tidak mungkin terjadi, atau orang yang sudah terentaskan bisa saja jatuh miskin kembali kalau kelembagaan seperti koperasi dan kampung nelayan tidak diperkuat. Kami setuju dengan pendapat itu,” ujar Budiman.

Dia menambahkan, pihaknya telah menyampaikan sejumlah usulan untuk memperkuat produktivitas masyarakat di kampung nelayan. Termasuk penguatan finansial dan dorongan terhadap aktivitas ekonomi produktif.

Baca Juga:
Mentan Sebut Produksi Cabai di Jawa Barat Surplus, Pasokan Aman hingga Idulfitri 2026

“Kuat secara finansial dan aktivitas produktif bisa didorong. Kemudian masyarakat dan anggota-anggota bisa merasakan hasilnya. Kami menyampaikan beberapa usulan dan berdiskusi dengan Presiden,” katanya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pilot Pesawat Smart Air Tewas Ditembak di Papua, Sahabat Korban Minta Pemerintah Jaga Keamanan Bandara Perintis
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
PSSI Respons Isu Timnas Indonesia U-23 Tak Bisa Ikut Asian Games 2026
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Viral! Bapak Indonesia Ngobrol Sehari-hari Pakai Bahasa Jerman di Rumah
• 7 jam lalugenpi.co
thumb
Emak-emak di Makassar Lempar Molotov Bikin Toko Emas Terbakar
• 13 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Gunakan Instrumen Perumahan Atasi Kemiskinan, Begini Kata Ketum REI
• 8 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.