Menkeu: Insentif Pemutihan BPJS Kelas 3 Sudah Cair, Perpres Masih Disiapkan

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan insentif pemutihan tunggakan iuran bagi peserta BPJS Kesehatan kelas 3 telah disetujui dan dana sebesar Rp20 triliun sudah dikirimkan ke BPJS.

"Uangnya sudah saya kirim ke BPJS. Jadi mereka bisa eksekusi kapan saja. Yang pemutihan kan ya? Saya sudah keluarin kalau nggak salah Rp20 triliun," ujar Purbaya seusai acara Metro TV Sharia Economic Forum: Accelerating Growth and Prosperity: Path to Global Impact di The Tribrata Hotel, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.

Purbaya menjelaskan kebijakan penghapusan piutang dan denda iuran jaminan kesehatan ini diperuntukkan bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas 3. Saat ini pemerintah masih menyusun rancangan peraturan presiden sebagai landasan hukum pelaksanaan kebijakan tersebut.
 

Baca Juga :

Menkeu Tegaskan Barang Impor Ilegal akan Ditindak dan Disegel
  Dorong dana pensiun masuk pasar saham
Terkait rencana peningkatan investasi dana pensiun dan asuransi di pasar modal, Purbaya mengaku masih akan meninjau lebih lanjut kendala yang dihadapi industri.

"Belum, untuk targetnya nanti saya akan cek lagi," jawabnya singkat saat ditanya mengenai perkembangan aturan tersebut.



Sebelumnya, Menteri Keuangan menduga pelaku industri dana pensiun dan asuransi memiliki kekhawatiran terhadap adanya aturan tidak tertulis dalam investasi saham. Ia berencana berdialog dengan para pelaku industri untuk mencari solusi dan mendorong peningkatan alokasi investasi ke bursa saham.
 

Baca Juga :

Dorong Ekonomi Tumbuh 6%, Purbaya Mau Patahkan Prediksi Moody's

Peningkatan limit investasi dan perbaikan pasar
Pemerintah telah menetapkan kebijakan peningkatan batas investasi saham bagi dana pensiun dan asuransi menjadi 20 persen, dengan tahap awal difokuskan pada saham-saham yang tergabung dalam indeks LQ45. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas pasar modal tanpa mengorbankan aspek integritas dan perlindungan investor.

Purbaya optimistis manajemen Bursa Efek Indonesia akan semakin membaik ke depan, sehingga praktik perdagangan saham yang tidak sehat dapat diminimalkan. Menurut dia, dengan pengawasan yang lebih ketat dan transparansi yang meningkat, industri dana pensiun dan asuransi akan lebih percaya diri meningkatkan eksposur mereka di pasar saham. (Muhammad Adyatma Damardjati)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sungai Cisadane Tercemar Limbah Pestisida 22,5 Km, KLH Uji Laboratorium
• 11 jam lalugenpi.co
thumb
Pramono akui PJLP Bina Marga masih kurang untuk atasi jalan berlubang
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Terungkap! Pilot Smart Air Sempat Kirim Pesan Terakhir saat Ditembaki KKB
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
37.353 Tiket Daop 2 Bandung di Libur Panjang Imlek
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hadiri Sidang Adat di Toraja, Caption Pandji Pragiwaksono Tuai Pujian Netizen
• 6 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.