Dua orang santri terseret ombak saat berenang di Pantai Daplangu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Kamis (12/2) sore. Satu korban bernama Adip (14) berhasil diselamatkan, sementara rekannya Dafa Kurniawan (14) hilang dan masih dalam pencarian.
Kedua korban tiba di Pantai Daplangu bersama rombongan sebanyak 25 orang menggunakan kendaraan roda empat sekitar pukul 13.00 WIB. Kedua korban terseret ombak saat sedang berenang sekitar pukul 15.30 WIB.
Salah seorang warga setempat, Juned, mengatakan korban merupakan santri dari Pondok Assadilayah, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, yang datang untuk berwisata bersama teman-temannya.
Saat peristiwa terjadi, ombak cukup tinggi. Kedua santri tersebut terseret saat berenang.
"Iya, korbannya ada dua orang, yang satu sudah diselamatkan, tapi satu lagi belum ketemu, masih dicari. Keadaan ombak lumayan deras karena (angin) barat, paling semeteran (tinggi ombak), cuma kalau di situ memang arusnya narik gitu," kata Juned.
"Rombongan datangnya satu mobil, ada 25 orang. Infonya datang siang sekitar jam 12-an, dan mereka berenang itu sekitar jam 2, jam 3 gitu," imbuhnya.
Informasi tersebut juga dibenarkan oleh Kapolsek Sumur AKP Erwin. Satu santri atas nama Dafa masih dicari.
"Korban bernama Dafa belum ditemukan, dan korban Adip ditemukan di pesisir dalam keadaan selamat dan kini sedang dirawat di Puskesmas. Untuk yang belum ditemukan masih dilakukan pencarian tim gabungan," ungkapnya saat dihubungi terpisah.





