Cerita Saksi Ada Penyidik KPK Minta Rp 10 M Biar Kasus RPTKA Disetop

kompas.com
15 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak swasta Yora Lovita menceritakan, ada dua orang mengaku sebagai penyidik KPK meminta Rp 10 miliar dari terdakwa untuk menutup kasus pemerasan pengurusan izin Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) di Kemnaker.

Hal ini Yora ceritakan ketika diperiksa sebagai saksi dalam sidang lanjutan untuk delapan terdakwa, termasuk Gatot Widiartono selaku Kepala Sub Direktorat Maritim dan Pertanian di Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja.

Dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) milik Yora.

“Pada awal tahun 2025, saya pernah diminta oleh Memey Meirita Handayani untuk membantu temannya yaitu Gatot Widiartono supaya dia tidak ingin dijadikan tersangka di KPK dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengurusan RPTKA di Kemnaker. Betul itu keterangan saksi?” tanya jaksa, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Baca juga: Saksi Kasus Noel Ungkap Kerja Sama Percetakan Sertifikat K3 dengan Kemnaker

Yora meluruskan, dia yang pertama menghubungi Memey yang saat itu menjabat Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol Kemenaker.

Saat itu, Yora sudah mengenal orang yang mengaku sebagai penyidik KPK, bernama Bayu Sigit.

Atas arahan Sigit, Yora menghubungi Memey untuk menyampaikan tawaran bantuan agar Gatot tidak menjadi tersangka dalam kasus pemerasan izin TKA.

Komunikasi ini terjalin pada Februari 2025, kasus pemerasan RPTKA masih di tahap penyelidikan.

Yora baru satu tahun mengenal Sigit. Untuk meyakinkan Memey, Yora pernah menemuinya dan menunjukkan surat panggilan kepada Gatot yang dikirim oleh Sigit.

Meski sudah melihat surat panggilan itu, Memey belum yakin akan identitas Sigit.

Tapi, dia tetap memberitahu Gatot terkait penyampaian dari Yora.

Sebelum menindaklanjuti soal tawaran bantuan dari penyidik KPK ini, Memey pernah menemui Sigit di Cilandak.

Baca juga: Parpol Diduga Terlibat Pemerasan Sertifikat K3, Noel: Kemarin “K”, Sekarang 3 Huruf

Yora ikut hadir dalam pertemuan ini. Pada pertemuan itu, Sigit memperlihatkan sebuah lencana berlogo KPK yang membuat Memey percaya.

Tak hanya logo, Sigit juga menunjukkan rekaman CCTV hingga saat dia bersidang.

Setelah memastikan status Sigit, Memey merencanakan pertemuan selanjutnya.

“Atas saksi yang menjembatani maksud dan tujuan saudara terdakwa Gatot itu akhirnya terealisasi tidak pertemuan antara orang yang mengaku sebagai petugas KPK dengan saudara Gatot yang meminta dibantu?” cecar jaksa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Yora yang diketahui berteman dengan Ida Fauziyah, eks Menaker, menjelaskan, pertemuan itu terjadi tidak lama setelah Memey menyampaikan pesan dari penyidik KPK.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fasilitas Diperbarui, Al-Markaz Siap Tampung 5.000 Jemaah
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Seruni Turun Tangan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Tapanuli Selatan
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Pramono Sebut Taman Bendera Pusaka di Jaksel Bakal Dilengkapi Lapangan Padel Gratis
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Kapolri Tegaskan SPPG Polri Terapkan Food Security dan Food Safety Secara Ketat 
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Emtek Borong Rp752 Miliar Saham SCMA, Kepemilikan Tembus 74%
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.