Kronologi Pelajar SMK di Bandung Loncat dari Flyover Pasupati Setinggi 60 Meter, Diduga Kuat Ingin Akhiri Hidup

grid.id
17 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kronologi pelajar SMK di Bandung loncat dari Flyover Pasupati gegerkan publik. Kuat dugaan pelajar tersebut ingin mengakhiri hidup.

Sang pelajar yang identitasnya dirahasiakan (17) sebelumnya sempat membuat warga di bawah jembatan layang khawatir. Pasalnya ia terlihat tampak berdiri di atas area jalan layang Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja (Flyover Pasupati) di ketinggian 60 meter.

Kejadian tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Kapolsek Bandung Wetan, AKP Bagus Yudo. Dimana saksi yang sudah dimintai keterangan mengatakan korban terlihat sempat memarkirkan motornya sekitar pukul 07.15 WIB.

Dan setelahnya langsung mengakhiri hidupnya sendiri dengan meloncat.

"Langsung loncat dari Jembatan Pasupati," ujar AKP Bagus Yudo dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Kamis (12/2/2026).

Kronologi Pelajar SMK di Bandung Loncat dari Flyover

Sebelum kejadian, ada beberapa pengendara yang hendak mencoba menahan korban agar tidak nekat melakukan tindakan tersebut. Namun sayang, belum sempat dicegah korban justru sudah terjatuh.

"Tidak bisa ditolong karena pada saat itu orang tersebut mau menahan korban langsung terjatuh ke bawah," imbuih AKP Bagus Yudo.

Sampai saat ini, pihak kepolisian juga sedang mendalami motif dari korban yang ternyata adalah pelajar asal Cimahi. Polisi bahkan memanggil pihak keluarga korban dan mengecek ponsel korban.

"Sementara dia masih berstatus pelajar, untuk nama kami mohon maaf belum bisa menyampaikan, untuk orangnya asli dari Cimahi. Untuk umurnya 17 tahun," beber Bagus.

Sebelumnya, pengendara motor yang berusaha untuk menahan. Namun kejadian berlangsung sangat cepat. Korban juga saat itu terlihat bingung dan wajahnya pucat.

 

"Dia tidak sempat tertangkap dan langsung meloncat ke bawah," ujar Cahyadi selaku saksi dikutip dari Tribunnews.com.

Sementara itu, terkait kasus kronologi pelajar SMK di Bandung loncat dari Flyover Pasupati, polisi mengatakan korban sempat mengendarai motor b*at hitam, jaket hitam, dan celana katun warna krem.

"Pakai jaket hitam dan celana katun warna krem," tandas Yudo.

Kontak Bantuan

Bunuh diri bisa terjadi disaat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tanggapi Pernyataan MKMK, Komisi III Ingatkan soal Batas Kewenangan
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo Sebut Anggaran MBG Hasil Efisiensi: Saya Yakin Kalau Tak Dihemat akan Dimakan Korupsi
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Langkah Praktis Cek Penyakit Ditanggung BPJS Kesehatan
• 21 jam lalueranasional.com
thumb
Heboh Sejoli Diduga Mesum di Taksi Online di Jaksel, Polisi Telusuri
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Viral Aksi Copet Bergaya Kalcer Gasak iPhone Pengunjung Kawasan Blok M, Polisi: Lapor 110
• 9 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.