Unilever (UNVR) Siap Bagikan Dividen Payout dengan Rasio 100 Persen

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Unilever (UNVR) berkomitmen membagikan seluruh laba bersih pada 2025 sebagai dividen dengan rasio pembayaran (payout ratio) sebesar 100 persen.

Unilever (UNVR) Siap Bagikan Dividen Payout dengan Rasio 100 Persen. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) berkomitmen membagikan seluruh laba bersih pada 2025 sebagai dividen dengan rasio pembayaran (payout ratio) sebesar 100 persen. Tidak hanya itu, investor akan menerima dividen tambahan yang bersumber dari hasil penjualan lini bisnis es krim dan teh Sariwangi.

Presiden Direktur UNVR, Benjie Yap menegaskan, kebijakan ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap para pemegang saham.

Baca Juga:
Unilever (UNVR) Tuntaskan Penjualan Bisnis Es Krim, Kantongi Dana Rp7 Triliun

"Kami juga tetap memberikan dividen dengan payout ratio 100 persen. Selain itu, perusahaan juga membagikan dividen tambahan satu kali ke para pemegang saham dari hasil divestasi bisnis es krim dan teh Sariwangi," ujar Benjie dalam konferensi pers virtual, Kamis (12/2/2026).

Sepanjang 2025, Unilever Indonesia tercatat melakukan dua aksi korporasi besar. Pertama, melepas bisnis teh Sariwangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa (Grup Djarum) senilai Rp1,5 triliun. Kedua, mendivestasi bisnis es krim seharga Rp7 triliun kepada The Magnum Ice Cream.

Baca Juga:
Unilever (UNVR) Jual Bisnis Teh Sariwangi Rp1,5 Triliun, Simak Dampaknya

Aksi tersebut turut melambungkan laba bersih Perseroan menjadi Rp7,64 triliun pada 2025, melonjak drastis 126,82 persen dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,36 triliun. Dari sisi operasional rutin, penjualan bersih tercatat mencapai Rp31,94 triliun, tumbuh 4,34 persen secara tahunan.

Benjie menjelaskan bahwa performa solid ini tidak lepas dari transformasi mendalam di internal perusahaan.

Baca Juga:
Cetak Laba Rp7,6 Triliun di 2025, UNVR Tancap Gas dengan Kas Menguat Tanpa Utang

“Kinerja kami sepanjang tahun menunjukkan bahwa momentum pemulihan yang telah kami bangun terus menguat. Langkah-langkah disiplin dan perubahan struktural yang kami terapkan telah memberikan dampak yang berkelanjutan, tercermin dari pertumbuhan dan peningkatan profitabilitas,” ungkap Benjie.

Meski biaya transformasi sempat menekan laba bruto operasi sebesar 60 basis poin menjadi 46,9 persen, namun secara keseluruhan margin laba sebelum pajak tetap naik menjadi 14,1 persen.

Dari sisi arus kas, Unilever mencatatkan performa yang sangat sehat dengan free cash flow sebesar Rp4,9 triliun, naik 1,7 kali lipat dibandingkan 2024.

Kesehatan finansial UNVR juga terlihat dari posisi neraca yang bersih dari pinjaman atau net zero debt. Benjie meyakini bahwa langkah-langkah yang diambil telah memosisikan perusahaan pada jalur yang tepat untuk pertumbuhan masa depan.

“Membangun bisnis yang lebih kompetitif, lebih tangguh, dan lebih siap untuk meraih pertumbuhan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang,” kata dia.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Telusuri Asal Usul Temuan USD 50 Ribu Saat Geledah PN Depok
• 19 jam laludetik.com
thumb
Lawan Madura United, Persis Tahan Imbang 2-2
• 22 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Emas Antam Merosot Rp 43.000 menjadi Rp 2.904.000 per Gram
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
BCA Bakal Rombak Pengurus, Muncul Dua Nama Baru Calon Direksi
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Video Kekacauan Tiket Kereta Cepat Saat Tahun Baru Imlek, 12 Platform Penjualan Tiket Dipanggil untuk Diperiksa
• 13 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.