Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada Kamis (12/2), turun 25,61 poin atau 0,31% ke level 8.265,35. Meski terkoreksi, peluang penguatan lanjutan pada perdagangan Jumat, 13 Februari 2026, dinilai masih terbuka.
Analis MNC Sekuritas mencermati bahwa pelemahan kemarin disertai tekanan jual yang cukup terasa. "IHSG terkoreksi sebesar 0,31% ke 8,265 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun sempat mencapai target terdekat yang kami sampaikan," tulisnya dalam riset, Jumat (13/2).
Namun demikian, skenario optimistis masih mengemuka. "Best case, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8,377-8,440," ujarnya.
Meski ada ruang kenaikan, pelaku pasar tetap diminta waspada terhadap potensi koreksi lanjutan menuju area 8.155–8.202. Adapun level support berada di 7.863 dan 7.712, sementara resistance terdekat di 8.354 dan 8.517.
Baca Juga: Dana Asing Rp1,49 Triliun Keluar RI, Saham BBCA Paling Banyak Dibuang
Rekomendasi Saham MNC SekuritasDi tengah dinamika tersebut, MNC Sekuritas merilis sejumlah rekomendasi saham pada perdagangan Jumat (13/2):
PT Sentul City Tbk (BKSL) - Buy on WeaknessBKSL menguat 7,09% ke 151 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu break dari cluster MA20 dan MA60. Saat ini, analis memperkirakan, posisi BKSL sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 142-150
Target Price: 161, 169
Stoploss: below 135
PT Elnusa Tbk (ELSA) - Buy on WeaknessELSA terkoreksi 3,25% ke 745 dan masih didominasi oleh tekanan jual. MNC Seku memperkirakan, posisi ELSA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.
Buy on Weakness: 675-745
Target Price: 795, 830
Stoploss: below 655
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) - Buy on WeaknessENRG menguat 13,36% ke 1,400 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya mampu menembus oleh cluster MA20 dan MA60. Saat ini, diperkirakan posisi ENRG sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [i] dari wave 5.
Buy on Weakness: 1,225-1,305
Target Price: 1,460, 1,585
Stoploss: below 1,180
PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) - Buy on WeaknessPSAB menguat 2,78% ke 555 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA60. Analis menyebut, posisi PSAB sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave A dari wave (B).
Buy on Weakness: 515-540
Target Price: 605, 635
Stoploss: below 505
Baca Juga: Hashim Soroti Ada Saham PE Ribuan Kali, Begini Penjelasan Analis





