Hujan Deras Guyur Jember, 17 Desa di Delapan Kecamatan Terendam Banjir

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JEMBER - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyebabkan 17 desa di delapan kecamatan terendam banjir pada Kamis (12/2) sore hingga Jumat dini hari.

Total warga yang terdampak akibat banjir ini mencapai 3.944 kepala keluarga (KK).

BACA JUGA: Hujan Mulai Guyur Kawasan Riau, Hotspot Makin Menurun

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edi Budi Susilo mengatakan hujan deras yang terjadi selama beberapa jam pada Kamis menyebabkan debit air di sejumlah sungai di beberapa kecamatan meningkat, yakni Sungai Dinoyo, Sungai Kaliputih, Sungai Kaliklepuh, Kalijompo, Sungai Rembangan, Sungai Bedadung, Sungai Karangbayat, dan Sungai Gondangdia.

"Pada Kamis malam pukul 19.00 WIB air meluap ke permukiman warga dengan ketinggian 30 centimeter hingga dua meter, kemudian menggenangi akses jalan, merobohkan jembatan dan lalu lintas mengalami kemacetan," tuturnya.

Banjir melanda Kecamatan Panti, Sukorambi, Rambipuji, Kalisat, Kaliwates, Bangsalsari, Ajung, dan Kecamatan Balung dengan total warga yang terdampak sebanyak 3.944 KK dan infrastruktur yang terdampak yakni tiga jembatan dan satu pondok pesantren.

"Jembatan putus akibat diterjang banjir bandang yang cukup deras di Desa Suci, Kecamatan Panti, sehingga akses warga terganggu akibat bencana tersebut," katanya.

Edi menjelaskan banjir yang terparah terjadi di Kecamatan Rambipuji dan tingginya lebih dari satu meter, sehingga sebanyak 299 warga mengungsi di beberapa titik yang aman dari banjir.

"Ratusan warga itu mengungsi di rumah Ustaz Nurul di Dusun Krajan sebanyak 60 jiwa, kemudian rumah Umar Garuda Kidul Pasar sebanyak 75 jiwa, Masjid Nurul Iman di Curah Ancar sebanyak 150 jiwa, dan di Balai Desa Rambipuji sebanyak 14 jiwa," ujarnya.

Pihak BPBD Jember terus melakukan pembersihan luapan banjir di Kampung Ledok Jember Kidul yang merupakan rumah mantan Bupati Jember Hendy Siswanto, kemudian penanganan di Kecamatan Kaliwates, mengevakuasi warga dan distribusi bantuan logistik untuk dapur mandiri di Kecamatan Rambipuji, dan penanganan di Kecamatan Ajung.

"Hari ini penanganan bencana masih terus dilakukan BPBD Jember dan beberapa rekomendasi penanganan diteruskan ke perangkat daerah terkait," katanya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Shalat Kok Tutup Mata, Apakah Sah Ibadahnya?
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Usai Diterpa Hujan Angin, Stadion Pakansari Dipastikan Tetap Gelar Liga 2
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Kim Jong Un Siapkan Putrinya Jadi Penerus Pemimpin Korea Utara
• 16 jam laludetik.com
thumb
IRT Diduga Coba Rampok Toko Emas Pakai Molotov
• 23 jam lalucelebesmedia.id
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Bangun Labschool di Jakarta Barat
• 22 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.