Presiden Prabowo Subianto mengaku mendapatkan laporan dari beberapa daerah terkait manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ekonomi masyarakat.
Menurut dia, dengan adanya MBG kesenjangan antara yang kaya dan miskin yang diukur berdasarkan gini ratio, kini sudah semakin berkurang.
"Saya dapat laporan dari beberapa daerah, mereka sekarang yakin manfaat dari MBG karena mengurangi kesenjangan antara yang kaya dan miskin, itu diukur gini ratio. Mereka melihat gini ratio berkurang," kata Prabowo dalam acara peresmian sekaligus groundbreaking SPPG Polri dan gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2).
Gini Ratio merupakan indikator untuk mengukur tingkat ketimpangan pengeluaran atau pendapatan penduduk secara menyeluruh. Jika turun, menunjukkan distribusi pengeluaran penduduk kian merata.
Adapun berdasarkan laporan BPS, gini ratio Indonesia pada September 2025 tercatat sebesar 0,363, turun dari posisi 0,375 pada Maret 2025. Artinya, terjadi penurunan ketimpangan sebesar 0,012 basis poin dalam enam bulan terakhir.
Prabowo mengatakan dengan adanya program MBG, lapangan kerja tercipta. Satu dapur MBG, kata dia, bisa membuka lapangan kerja sebanyak 50 orang.
"Yang tadinya tidak punya penghasilan. Mereka bisa bantu suami, mereka bisa bantu anaknya," ujarnya.
Pengusaha Sebut Konsumsi Rumah Tangga Melonjak
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengaku para pengusaha menilai adanya program MBG telah membuat konsumsi rumah tangga pada periode Januari meningkat.
"Saya ketemu pengusaha-pengusaha Apindo. Mereka lapor ke saya. Belum pernah bulan Januari konsumsi rumah tangga di Indonesia naik sangat tinggi. Menurut mereka, ini karena MBG," katanya.
Menurut dia, setiap hari SPPG membutuhkan pasokan sayur, telur, ayam, hingga daging. Dengan demikian, petani-petani kecil menjadi lebih yakin tentang penghasilannya.
"Dulu mereka panen tidak tahu siapa yang beli. Sekarang dijamin produksi mereka. Bahkan saya dapat laporan, sekarang saingan. Petani sayur tidak usah susah-susah. kadang di ladangnya sudah dibeli," katanya.
"Kita berada di jalan yang benar, kita akan mencapai keberhasilan dan kita akan bikin kejutan dan akan mengecewakan semua orang yang ingin indonesia tetap miskin," katanya.





