Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 25,34 poin atau 0,31 persen ke posisi 8.240,01. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,18 poin atau 0,38 persen ke posisi 836,22.
Ratna Lim Kepala Riset Phintraco Sekuritas mengatakan, perlemahan IHSG disebabkan tren pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global.
“IHSG akan cenderung bergerak melemah dan menguji level 8.150-8.200 pada perdagangan Jumat (13/2/2026), menjelang libur long weekend,” ujar Ratna Lim seperti dilansir Antara, Jumat (13/2/2026).
Pelaku pasar mengamati data inflasi Amerika Serikat (AS) bulan Januari 2026 yang menurut konsensus mencapai 2,5 persen year on year (yoy), atau melambat dari 2,7 persen (yoy) pada Desember 2025.
“Data inflasi ini akan menjadi perhatian investor, setelah data nonfarm payrolls AS lebih baik dari perkiraan,” ujarnya.
Sedangkan bursa saham Eropa pada perdagangan Kamis (12/2/2026) mayoritas melemah. Di mana indeks Euro Stoxx 50 melemah 0,27 persen, indeks FTSE 100 Inggris turun 0,67 persen, indeks DAX Jerman turun 0,01 persen, sementara indeks CAC Prancis menguat 0,33 persen.
Bursa AS Wall Street kompak ditutup melemah pada Kamis (12/2/2026). Yaitu Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 1,24 persen, indeks S&P 500 melemah 1,57 persen, dan indeks Nasdaq Composite melemah 2,04 persen.
Kemudian bursa saham Asia pagi ini, indeks Nikkei melemah 413,19 poin atau 0,72 persen ke 27.226,60, indeks Hang Seng melemah 397,84 poin atau 1,47 persen ke 26.634,68, indeks Shanghai melemah 13,76 poin atau 0,33 persen ke 4.120,25, serta indeks Strait Times melemah 57,14 poin atau 1,14 persen ke 4.959,60.
Dari sisi pemerintah, Prabowo Subianto Presiden bakal memberikan penjelasan lengkap terkait kondisi perekonomian nasional pada Jumat (13/2/2026). Penjelasan juga bakal merespon berbagai perkembangan global.(ant/lea/ipg)




