Rencana Strategis Museum TNI AU Dirgantara Mandala untuk Gaet Pengunjung Muda

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Muspusdirla yang merupakan museum dirgantara yang dikelola langsung oleh TNI Angkatan Udara ini memiliki ribuan koleksi kedirgantaraan Indonesia.

Rencana Strategis Museum TNI AU Dirgantara Mandala untuk Gaet Pengunjung Muda. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) terus melakukan berbagai upaya untuk menegaskan perannya sebagai pilar edukasi sejarah kedirgantaraan di Indonesia. 

Keberadaan museum ini dinilai sebagai sarana dan pintu utama memahami industri dan dunia penerbangan dalam sejarah perjuangan Indonesia.

Baca Juga:
Singapore Airshow 2026 Digelar Februari, Jupiter Aerobatic Team TNI AU Akan Tampil

Muspusdirla yang merupakan museum dirgantara yang dikelola langsung oleh TNI Angkatan Udara ini memiliki ribuan koleksi yang menceritakan sejarah panjang kedirgantaraan di Indonesia.

Seperti foto-foto sejarah perjalanan TNI Angkatan Udara, sejarah penerbangan, serta yang paling ikonik adalah ribuan pesawat asli yang menjadi saksi bisu dari perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah. 

Baca Juga:
TNI AU Turunkan Korpasgat usai Temukan Titik Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Berbagai koleksi tersebut menjadikan museum ini sebagai tempat edukasi bagi generasi muda masa kini.

“Museum ini sangat penting sekali buat edukasi terutama untuk generasi muda. Karena generasi muda harus tahu bahwa jendela masa depan kita ada di sini, sejarah semuanya di sini,” kata Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Kolonel Kal Christian Tri Aryono saat diwawancarai, Rabu (11/2/2026).

Baca Juga:
Sekolah Penerbang TNI AU Buka Pendaftaran Jalur Umum, Ini Tahapan Seleksinya

Nilai sejarah dan fungsional yang cukup penting membuat eksistensi dan keberadaan museum ini harus terus dipertahankan di tengah laju modernisasi dan perubahan zaman. Di mana bayak generasi muda yang tidak tertarik untuk melihat sejarah. 

Maka dari itu, museum satu ini bakal melakukan beberapa langkah strategis guna mempertahankan serta memperluas eksistensinya khususnya bagi kalangan anak muda. Salah satunya dengan menambah koleksi baru berupa pesawat Fokker 28 yang dulunya berfungsi sebagai angkutan VIP.

Nantinya, pesawat tersebut akan ditempatkan di bagian depan museum agar pengunjung dapat merasakan langsung pengalaman masuk ke dalam kabin pesawat kepresidenan atau VIP.

“Paling depan itu adalah Fokker 28. Sesuai perintah Kasau, pesawat itu akan kita tempatkan di depan untuk edukasi bahwa pesawat VIP yang kita punya itu seperti apa. Jadi, nanti para pengunjung bisa masuk dan melihat langsung,” ucap dia.

Selain menambahkan koleksi pesawat, museum ini juga tengah menyiapkan pembangunan shelter atau peneduh bagi koleksi pesawat-pesawat bersejarah yang berada di halaman museum. 

Langkah tersebut dilakukan agar koleksi yang berada di halaman museum tetap terjaga dari kerusakan akibat paparan panas dan hujan.

“Inovasi kita ke depan bahwa pesawat-pesawat yang ada di halaman ini rencana kita kasih shelter. Kita lihat bahwa pesawat yang ada di luar ini kan banyak yang rusak karena cuaca dan harus kita benahi,” jelas Kolonel Kal Christian Tri Aryono.

Lebih lanjut, Muspusdirla juga bakal beradaptasi dengan teknologi berupa autentisitas koleksi terutama lukisan dan foto bersejarah serta digitalisasi arsip. 

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan setiap peninggalan memiliki rekam jejak digital yang valid dan tidak tercampur dengan karya reproduksi baru.

“Untuk itu kita nanti akan pakai digitalisasi dan itu akan dimasukkan ke file kita. Jadi, memang lukisan-lukisan yang ada di sini itu sudah peninggalan saat museum ini berdiri, tidak ada tambahan kecuali lukisan mantan Kasau sebagai hadiah,” papar dia.

Pada sisi lain, Muspusdirla juga berencana membangun kembali suasana kejayaan dirgantara Indonesia sebagai kekuatan udara terbesar di Asia Tenggara pada kurun waktu tahun 60-an. Nuansa tersebut bakal dibuat dengan pengadaan alutsista modern dan pesawat canggih.

“Pemerintah sekarang kan sudah memenuhi kriteria itu, pesawat-pesawat canggih sudah kita pesan. Mungkin Bapak dan Ibu tahu pesawat mana yang akan datang ke Indonesia, dan itu salah satu cara untuk menuju masa jaya seperti dulu lagi,” pungkas dia.


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jangan Sampai Ketinggalan, Begini Cara Ikut Mudik Gratis Jasa Raharja 2026
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Begini Sistem Penilaian Baru PNS Buat Naik Gaji, Promosi hingga Mutasi
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pesan Gus Ipul untuk Pegawai Kemensos: Tak Ada Lagi yang Bisa Ditutupi
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Bernardo Tavares Akui Pemain Asing Baru Persebaya Masih Butuh Adaptasi
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Warga Negara Brazil Yuri Besera Dacosta Divonis 18 Tahun Penjara karena Selundupkan 3 Kilogram Kokain ke Bali
• 22 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.