Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menekankan pentingnya keterbukaan dan integritas di lingkungan Kementerian Sosial.
Gus Ipul mengingatkan seluruh jajaran agar bekerja secara transparan dan tidak menyembunyikan persoalan.
“Tidak ada yang perlu ditutup-tutupi. Kita buka apa adanya karena sekarang ini kita sudah seperti hidup dalam akuarium. Tidak ada lagi yang bisa ditutup-tutupi,” ujar Gus Ipul dalam arahannya ketika mengisi sambutan dalam agenda Doa Bersama menjelang Ramadhan di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta, Jumat (13/2).
Ia menegaskan, sikap tidak jujur hanya akan menimbulkan persoalan di kemudian hari. Menurutnya setiap tindakan memiliki konsekuensi.
“Kalau kita menutup-nutupi sesuatu kalau nggak hari ini ya besok, kalau nggak besok ya lusa, kalau nggak lusa ya mungkin pada masa-masa kita pensiun baru ketahuan,” katanya.
Gus Ipul juga menekankan pentingnya disiplin dalam arti yang utuh. Ia turut memberikan contoh.
"Bekerja dengan hati, bekerjanya dengan hati. Ini yang saya titipkan kepada teman-teman bapak ibu sekalian, disiplin dalam arti yang utuh. Kalau pergi ya lapor atasannya itu salah satu contoh disiplin," ujarnya.
"Kita harus setara, kita harus setara, nggak perlu ada jarak satu dengan yang lain. Kalau kerja ya harus kerja biasa tidak harus kalau ada menteri baru kerja, nggak ada menteri nggak kerja," tambahnya.
Ia menambahkan bahwa kebersihan yang dimaksud bukan sekadar fisik, melainkan juga moral dan administratif.
“Bersih dalam arti yang luas, bersih dari pelanggaran, bersih dari korupsi,” tegasnya.
Gus Ipul memastikan bahwa adanya pelanggaran akan ditindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Jadi kita tidak juga segan-segan kalau memang ada yang melakukan pelanggaran ya kita akan beri sanksi dan kita akan beri tindakan sebagaimana ketentuan yang ada,” katanya.
Ia juga berharap, momentum Ramadan dapat menjadi ruang refleksi bagi seluruh pegawai untuk memperbaiki diri.
“Setiap acara seperti ini saya pengin semua ikut sungguh-sungguh mengambil makna, menangkap pesan agar kehadiran di sini ada manfaatnya,” ujarnya.
Menutup arahannya, Gus Ipul kembali mengingatkan pentingnya komitmen bersama.
“Kita pada dasarnya sama cuma tugas kita saja yang berbeda-beda. Saya ingin semua disiplin pada bidang tugas masing-masing itu saja yang kita minta,” pungkasnya.




