Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meresmikan 1.072 SPPG dan 18 gudang ketaganan pangan di Palmerah, Jakarta pada Jumat, 13 Februari 2026 hari ini.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim pada pagi hari ini Jumat, 13 Februari 2026, Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan 18 Gudang Ketahanan Pangan, serta dimulainya pembangunan 107 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri di seluruh Indonesia," ucapnya.
Di mana, peresmian tersebut dilanjutkan dengan penekanan tombol dan penandatanganan prasasti.
Diinformasikan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan program yang berkaitan dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menjadi salah satu program prioritas pemerintah kabinet Merah-Putih.
Pada kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan jika ribuan SPPG ini merupakan langka strategis pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh dengan sehat cerdas dan siap menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
“Ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh dengan sehat cerdas dan siap menjadi SDM yang unggul yang berdaya saing di masa depan,” ucapnya.
Kapolri juga memaparkan perkembangan pembangunan dan operasional SPPG yang telah berjalan hingga saat ini.
“Sampai dengan hari ini kami laporkan bahwa Polri telah memiliki 1.179 SPPG yang terdiri dari 411 SPPG telah beroperasi 162 SPPG persiapan operasional 499 SPPG dalam tahap pembangunan dan akan selesai pada bulan Maret 2026 ini,” kata dia.
“Ada 107 SPPG dalam tahap ground breaking apabila seluruh es berpikir tersebut telah beroperasi diproyeksikan dapat memberi manfaat bagi 2 juta 947.500 orang dan menyerap 58.950 tenaga kerja,” terusnya.
Lalu, apa itu SPPG?
SPPG adalah unit atau dapur layanan yang bertugas menyiapkan makanan bergizi, mendistribusikan makanan ke sekolah-sekolah, dan emastikan standar gizi dan keamanan pangan terpenuhi.
Kemudian, program ini ditujukan untuk siswa/siswi PAUD, SD, SMP, dan SMA. Lalu, santri, ibu hamil dan balita (pada tahap tertentu).
Editor: Redaksi TVRINews





