GenPI.co - Pelatih Kepala Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menyebut Bhayangkara FC bertransformasi menjadi tim berbahaya pada putaran kedua kompetisi Super League.
Persebaya Surabaya dijadwalkan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Sabtu (14/2).
Bernardo Tavares mengatakan Bhayangkara FC merupakan salah satu tim yang memperoleh banyak pemain pada bursa transfer paruh musim ini.
“Mereka melakukan perekrutan pemain-pemain kunci klub lain,” kata Tavares dikutip dari Ileague, Jumat (13/2).
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu mengungkapkan Bhayangkara FC mendatangkan Moussa Sidibe yang merupakan pemain kunci Persis Solo.
Kemudian, striker Privat Mbarga yang sebelumnya bersama Dewa United dan Bali United. Selain itu, ada Sho Yamamoto.
“Mereka mendatangkan Yamamoto dan pemain Jepang lain. Bhayangkara FC punya banyak pemain baru yang tak perlu adaptasi,” ujarnya.
Eks pelatih PSM Makassar itu pun membandingkan langkah Bhayangkara FC dengan Persebaya pada bursa transfer permain paruh musim ini.
“Kami mendatangkan pemain yang perlu adaptasi. Mereka menjadi tim berbahaya. Kami hampir menang di putaran pertama. Tetapi, kebobolan di perpanjangan waktu,” ucapnya.
Tim berjuluk Bajol Ijo ini, berada di peringkat 5 klasemen sementara Super League dengan 35 poin, dari 9 kemenangan, 8 imbang, dan 3 kekalahan.
Sementara itu, Bhayangkara FC menempati posisi 10 dengan 26 poin, hasil 7 kemenangan, 5 imbang, dan 8 kekalahan. (*)
Jangan sampai ketinggalan! Kamu sudah lihat video ini ?





