Prabowo Sebut MBG Mungkin Tak Penting bagi Orang Kaya, tapi Diperlukan Mayoritas Warga

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, Makan Bergizi Gratis (MBG) kemungkinan tidak penting bagi masyarakat kelas atas atau orang yang berada.

Namun, Prabowo menegaskan, program MBG ini sangat diperlukan bagi mayoritas masyarakat.

"Makan bergizi gratis mungkin tidak penting untuk orang-orang yang cukup berada, mungkin tidak penting bagi mereka yang di atas, tapi di seluruh dunia yang saya pelajari, makan bergizi gratis adalah sangat-sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat," kata Prabowo, dalam meresmikan ribuan SPPG di SPPG Palmerah, Polres Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Menurut Prabowo, program seperti MBG bukan pertama kali dilaksanakan di Indonesia.

Ia mengeklaim, di sejumlah negara maju juga memiliki program serupa MBG.

Baca juga: Prabowo Nyatakan Defisit Anggaran Masih Aman, 3 Persen dari PDB

"Sudah puluhan negara lain melaksanakan, puluhan negara lain dan negara-negara yang maju, negara-negara yang demokratis, pasti punya program Makan Bergizi Gratis untuk rakyatnya," tutur dia.

Di kesempatan yang sama, Prabowo mengaku banyak diejek saat awal mula menggagas program MBG.

Bahkan, ejekan itu juga dilakukan oleh orang-orang yang berpendidikan tinggi.

"Waktu saya melancarkan program ini saya diejek, saya dijelek-jelekin, saya dituduh macam-macam, saya juga tidak mengerti, bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal mengejek dan menghina saya," ucap Prabowo.

Meski banyak yang pesimis dengan program MBG, namun Prabowo meyakini MBG adalah program yang benar dan baik bagi masyarakat.

Baca juga: Prabowo Resmikan 1.072 SPPG-18 Gudang Ketahanan Pangan Polri

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Dan mereka meramalkan proyek ini pasti gagal, program ini menghambur-hamburkan uang, apa, operasi ini, kampanye ini menjelek-jelekan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat," ucap Prabowo.

"Mungkin sebagai ungkapan dendam dan dengki mungkin adalah biasa tapi sesuatu yang menyerang hal yang sangat diperlukan oleh orang-orang yang belum kuat ekonominya sungguh, sungguh menyedihkan bagi saya tapi saya yakin waktu itu saya berada di atas jalan yang benar. Saya yakin bahwa tujuan kita benar dan baik," sambung dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dulu Rugi Mulu, Laba BUMN di Era Prabowo Meroket 4 Kali Lipat, Ini Sebabnya
• 9 jam lalusuara.com
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek Jumat, 13 Februari 2026, Waspada Hujan Lebat-Angin Kencang
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Menkeu Tegaskan Barang Impor Ilegal akan Ditindak dan Disegel
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Siap Transfer! Purbaya Anggarkan Rp55 T Bayar THR PNS, TNI dan Polri
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat Diserta Petir Berpotensi Melanda Jawa Timur
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.