Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sekolah harus bisa mengambil sikap tegas terhadap seorang murid yang nakal. Siswa yang nakal harus dikeluarkan dari sekolah.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara peresmian sekaligus groundbreaking SPPG Polri dan gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2).
"Kalau ada sekolah, murid-muridnya ada yang brengsek, ada yang tawur-tawuran, ada yang kurang ajar, ada yang ini muridnya, bukan kepala sekolahnya yang dicopot," kata Prabowo.
Dia menegaskan, seorang yang bersalah dari suatu organisasi harus ditindak tegas. Bukan organisasinya yang disalahkan.
"Keliru itu, terbalik. Bukan sekolahnya ditutup," tutur dia.
Menurut Prabowo, sistem serupa juga yang mesti diterapkan di setiap organisasi yang ada, termasuk TNI dan Polri.
"Kalau ada dalam institusi ratusan ribu orang kalau ada yang enggak bener ya tindak," ujarnya.





