Bisnis.com, JAKARTA — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mematok pembangunan dapur MBG sebanyak 1.500 SPPG Polri pada 2026.
Sigit menyampaikan pembangunan SPPG korps Bhayangkara ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemenuhan gizi sebagaimana tujuan program MBG.
"Pada tahun 2026, Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia," ujar Sigit di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Dia menambahkan SPPG Polri telah memiliki standar mutu operasional program MBG, baik dari segi kualitas hingga higienitas makanan maupun peralatannya.
Sementara itu, untuk memastikan layanan SPPG Polri berjalan aman dan lancar, Polri telah merekrut 596 Bintara dengan Kompetensi Khusus, di mana 97 di antaranya adalah Bakomsus Gizi dan Kesehatan Masyarakat.
Dengan begitu, Sigit mengungkap upaya penjagaan standar operasional itu diharapkan dapat mempertahankan zero accident seluruh SPPG yang dibangun Polri.
"Sejalan dengan itu, untuk mempertahankan zero accident, seluruh SPPG Polri menerapkan prinsip food security dan food safety secara ketat melalui penggunaan test kit sebagai quality control untuk memastikan bahan pangan aman dan layak konsumsi," imbuhnya.
Selain itu, Polri juga membangun 10 gudang ketahanan pangan Polri di jajaran Polda. Alhasil, secara total Polri akan memiliki 28 gudang ketahanan pangan pada 2026.
Gudang ini pun bakal memiliki kapasitas penyimpanan 1.000 ton. Namun, khusus di Polda Metro Jaya bakal memiliki kapasitas 10.000 ton. Pembangunan gudang ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan, mempercepat distribusi, dan menjaga stabilitas pasokan bahan pangan di berbagai wilayah.
"Saat ini terdapat 18 gudang ketahanan pangan yang tersebar di 12 Polda. Pada tahun 2026, Polri akan membangun 10 unit gudang lainnya di 8 Polda, sehingga Polri akan memiliki 28 gudang ketahanan pangan," pungkasnya.
Sekadar informasi, sejauh ini Polri telah memiliki 1.179 SPPG. Secara terperinci, ribuan SPPG Polri itu sebanyak 411 unit di antaranya telah beroperasi, 162 SPPG masih persiapan operasional, dan 499 SPPG masih pembangunan. Sementara sisanya 107 SPPG masih tahap groundbreaking.




