Pantau - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian memastikan harga daging ayam ras tetap stabil dan terkendali menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda menyampaikan hasil pemantauan lapangan menunjukkan pasokan ayam dalam kondisi aman.
Tim Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian melakukan inspeksi di Pasar Klender SS untuk memastikan stabilitas harga.
Hasil inspeksi menemukan harga ayam berada di kisaran Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram.
"Berdasarkan hasil tersebut, harga daging ayam di Pasar Klender SS masih berada di bawah HAP Rp40.000 per kilogram. Tercatat terdapat 27 pedagang ayam yang berjualan di lokasi tersebut. Para pedagang memperoleh pasokan dari rumah potong hewan unggas di kawasan Pulo Gadung," ujar Agung.
Pemerintah Jaga Stabilitas dan KeterjangkauanAgung menegaskan pemerintah ingin menjaga keseimbangan antara kepentingan konsumen dan pedagang.
"Sesuai arahan Menteri Pertanian, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh produk yang aman, sehat, utuh, dan halal dengan harga yang terjangkau, sementara pedagang tetap mendapatkan margin yang wajar," katanya.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah akan terus menjaga stabilitas harga ayam dan telur secara nasional.
"Stok pangan kita aman. Untuk dua bulan ke depan lebih dari cukup. Bahkan sampai Idulfitri, 11 sampai 12 bahan pokok tersedia dalam kondisi aman," ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu 11 Februari.
Pemerintah memastikan pemantauan intensif akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha hingga Idul Fitri.
Langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran distribusi, stabilitas harga, serta keterjangkauan pangan protein hewani bagi masyarakat.




