Pesawat Ditembak di Boven Digoel, Ketua Fraksi Golkar Sebut Papua Masih Rawan, Aparat Harus Siaga Tinggi

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

M. Sarmuji Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI menilai Insiden penembakan pesawat Smart Air di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan menjadi bukti bahwa situasi keamanan di Papua belum sepenuhnya kondusif.

“Peristiwa itu menggambarkan bahwa Papua belum aman-aman banget. Karena itu perlu kewaspadaan tinggi. Tentara kita juga harus selalu siaga karena ancaman bisa menyasar siapa saja, termasuk aparat,” kata Sarmuji di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, penanganan keamanan di Papua memang memerlukan pembagian peran yang jelas antara aparat kepolisian dan TNI.

Dia menjelaskan bahwa dalam skema pengamanan wilayah, kepolisian berada di garis depan dengan dukungan TNI sebagai bagian dari sistem pertahanan negara.

“Pasti ada wilayah yang menjadi bagian keamanan dan ada yang menjadi bagian pertahanan. Biasanya polisi yang maju lebih dulu dan di-back up tentara. Memang tugas polisi dibantu tentara untuk menciptakan rasa aman di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Sarmuji juga menyampaikan apresiasi kepada prajurit TNI yang bertugas menjaga kedaulatan negara, khususnya di daerah rawan konflik seperti Papua.

“Kita tentu berutang budi kepada mereka yang setiap hari berhadapan dengan risiko besar di garis terdepan. Mereka terpisah dari keluarga demi menjaga keamanan dan kedaulatan republik,” ucapnya.

Seperti diketahui, insiden penembakan yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terjadi sesaat setelah pesawat Smart Air mendarat di lapangan terbang Korowai Batu.

Sebanyak 13 penumpang yang merupakan warga setempat dipastikan selamat dalam peristiwa tersebut.

Aparat keamanan saat ini masih melakukan pendalaman dan pengamanan di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan situasi tetap terkendali.(faz/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Angin Kencang Terjang Stadion Pakansari Bogor, Atap Beterbangan dan Pohon Tumbang | KOMPAS MALAM
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
7 Juta WNI Terancam Fibrilasi Atrial, Stroke Mengintai Tanpa Gejala
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Tiba di Palmerah, Lalu Lintas Terhenti 4 Menit
• 8 jam lalukompas.com
thumb
SDN di Tangsel Berbenah untuk Pembelajaran Lebih Optimal
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pakar UGM Bedah Miskonsepsi Ultra-Processed Food di Program MBG
• 5 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.