Living Lab Ventures Perkuat Daya Tarik Indonesia bagi Investor Global Lewat Model Kolaborasi Strategis

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta:  Peta investasi global kini tidak lagi hanya berbicara soal besaran dana. Investor internasional semakin selektif, mencari ekosistem yang mampu menghadirkan kolaborasi nyata, jalur implementasi yang jelas, serta akses pasar yang teruji.
 
Di tengah dinamika tersebut, pendekatan berbasis kemitraan strategis menjadi kunci untuk mempercepat realisasi investasi dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
  Baca juga: Daftar Profil Risiko Investasi, Kamu Tipe yang Mana?
Menjawab kebutuhan itu, Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital milik Sinar Mas Land, memperkuat strategi investasi melalui konsep strategic collaboration ecosystem. Fokus utamanya berada pada inovasi urban dan sektor layanan kesehatan dua bidang yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang di Indonesia.
 
Pendekatan tersebut dipaparkan dalam agenda LLV Corporate Update and Media Briefing bertajuk “Mobilizing Capital and Global Partnership: Powering Urban and Healthcare Innovation” yang digelar pada 11 Februari 2026 di The Energy Building, Jakarta Selatan.

LLV memposisikan diri lebih dari sekadar investor. Perusahaan ini berperan sebagai orkestrator kolaborasi yang mempertemukan investor global, startup, korporasi, institusi, hingga mitra strategis dalam satu kerangka yang terstruktur dan berorientasi pada eksekusi.
 
CEO of Digital Business Sinar Mas Land sekaligus Managing Partner LLV, Mulyawan Gani, menegaskan investor global kini membutuhkan mitra yang mampu membuka akses sekaligus meminimalkan hambatan masuk pasar. Menurutnya, LLV hadir sebagai penghubung antara modal internasional dan ekosistem domestik agar proses validasi serta adopsi solusi bisa berlangsung lebih cepat.
 
Dengan skema ini, setiap investasi yang masuk tidak berhenti pada penempatan dana. LLV memastikan adanya dukungan go-to-market yang jelas, integrasi dengan mitra strategis, serta peluang implementasi konkret di lapangan. Empat Kendaraan Investasi Tematik Saat ini, LLV mengelola empat kendaraan investasi dengan fokus tematik, yakni City Centric Fund, Healthcare Fund, Urban Gateway Fund, serta Japan Thematic Fund. Seluruhnya dirancang untuk menyasar sektor dengan potensi pertumbuhan berkelanjutan, khususnya pengembangan kawasan urban dan layanan kesehatan.
 
Setiap fund difokuskan pada kesiapan implementasi, penerimaan pasar, serta penciptaan dampak ekonomi yang terukur. Pendekatan ini memberikan kepastian bagi investor global bahwa investasi mereka memiliki jalur pertumbuhan yang realistis dan terstruktur.
 
Partner LLV, Bayu Seto, menambahkan bahwa peran LLV adalah menjadi katalis kolaborasi lintas negara. Melalui jaringan, infrastruktur, dan dukungan ekosistem yang tersedia, investor dapat memasuki pasar Indonesia dengan lebih terarah dan percaya diri.
 
 “Peran kami adalah menjadi katalis kolaborasi lintas negara. Kami memastikan setiap mitra memiliki akses ke jaringan, infrastruktur, dan ekosistem yang diperlukan untuk berkembang. Dengan pendekatan ini, investor global dapat bergerak lebih cepat dan lebih percaya diri dalam memasuki pasar di Indonesia.”
 
Salah satu diferensiasi utama LLV adalah dukungan ekosistem BSD City yang berfungsi sebagai living laboratory. Kawasan ini menjadi ruang uji coba bagi solusi inovatif, mulai dari validasi teknologi hingga penyesuaian model bisnis sebelum ekspansi lebih luas.
 
Melalui program seperti International Landing Pad dan LLV Innovation Lab (InnoLab), mitra global dapat menguji solusi dalam lingkungan terintegrasi sekaligus membangun pijakan bisnis jangka panjang di Indonesia.
 
Model ini memberi nilai tambah signifikan karena  investor tidak hanya menempatkan dana, tetapi juga memperoleh pemahaman kontekstual mengenai pasar lokal, mitra strategis yang relevan, serta jalur implementasi yang konkret.
 
Dengan memperkuat pendekatan investasi berbasis kolaborasi strategis, LLV menegaskan posisinya sebagai platform yang mempertemukan modal global, inovasi, dan ekosistem lokal dalam satu sinergi berkelanjutan.
 
Strategi ini tidak hanya membuka pintu bagi partisipasi investor global secara lebih terstruktur, tetapi juga mempercepat akselerasi inovasi di sektor urban dan kesehatan dua bidang yang menjadi fondasi transformasi ekonomi Indonesia ke depan. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SPK Daihatsu Rocky Hybrid tembus 550 unit, harga tetap Rp299,9 juta
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 353 Keping Vape Etomidate dari Malaysia di Batam
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Anggota DPR usulkan promosi cagar budaya Banyuwangi digencarkan
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo: Tidak Boleh Hukum Dipakai Alat Buat Ngerjain Lawan Politik
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Video Pasangan Asusila di Taksi Online Viral, Sopir Sempat Tegur Baik-Baik tapi Dihiraukan
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.