Penulis: Maria Talimbekas
TVRINews, Manokwari
Salah satu sekolah dasar tertua di Manokwari, SD YPK 04 Maranatha Kota, membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah guna menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih optimal. Sekolah yang berdiri sejak era 1950-an ini merupakan bagian dari perjalanan panjang Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di Tanah Papua dalam mencerdaskan generasi muda. Hingga kini, SD YPK 04 Maranatha Kota tetap berperan aktif mendidik anak-anak Papua di tengah Kota Manokwari.
Namun, kondisi fisik bangunan yang telah berusia puluhan tahun menjadi tantangan tersendiri. Meski sebagian ruang kelas sudah direnovasi, sejumlah fasilitas masih memerlukan perbaikan agar layak dan aman digunakan.
Kepala SD YPK 04 Maranatha Kota, Agustin Pattiwael, mengungkapkan bahwa beberapa bagian bangunan mengalami keretakan. Selain itu, fasilitas toilet sudah tidak layak pakai, dan saat hujan turun, air kerap masuk ke dalam ruang kelas sehingga mengganggu proses belajar mengajar.
“Bangunan ini sudah cukup tua. Beberapa ruang memang sudah direnovasi, tetapi masih ada yang belum tersentuh perbaikan,”ujar Agustin.
Saat ini, sekolah tersebut memiliki enam ruang kelas dengan jumlah siswa lebih dari 200 orang. Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan sarana dan prasarana yang memadai semakin mendesak.
Pihak sekolah berharap pemerintah dapat memberikan dukungan melalui program rehabilitasi bangunan maupun peningkatan fasilitas pendidikan. Dengan perbaikan yang menyeluruh, diharapkan proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman, aman, dan berkualitas bagi para siswa.
Editor: Redaksi TVRINews





