Amerika Serikat, VIVA –Seorang penumpang pesawat mengalami kejadian tak terduga yang mungkin terdengar seperti adegan film Home Alone. Ya, jika Kevin dalam film tersebut salah naik pesawat dan terpisah dari keluarganya, sementara penumpang ini ia salah naik pesawat dan berakhir di Tokyo Jepang.
Pria tersebut awalnya berencana terbang dari Los Angeles menuju Managua, Nikaragua, dengan jadwal transit di Houston. Namun entah bagaimana, ia justru menaiki penerbangan yang membawanya ke Tokyo, Jepang atau sekitar 8.000 mil dari tempat yang seharusnya ia tuju.
Kecurigaan mulai muncul ketika durasi penerbangan terasa janggal. Perjalanan yang semestinya hanya sekitar tiga jam berubah menjadi enam jam. Merasa ada yang tidak beres, ia bertanya kepada pramugari mengenai situasinya. Sayangnya, kesalahan itu baru benar-benar disadari saat pesawat mendarat di Bandara Haneda, Tokyo, demikian seperti melansir laman Daily Mail, Jumat 13 Februari 2026/
Penumpang yang identitasnya tidak dipublikasikan itu harus tetap berada di dalam pesawat sementara petugas darat dan imigrasi menyelesaikan persoalan tersebut. Padahal, tiket aslinya menuju Managua dilaporkan seharga 655 dolar AS. Lantaran sudah terlanjur berada di Jepang, ia pun harus menginap selama dua malam di sebuah hotel di Tokyo sambil menunggu pihak maskapai mencarikan solusi agar ia bisa melanjutkan perjalanan ke tujuan awalnya.
Juru bicara United Airlines mengatakan kepada Daily Mail bahwa mereka langsung melakukan penelusuran internal.
“Kami telah berkoordinasi dengan pihak bandara untuk memahami bagaimana hal ini bisa terjadi, menghubungi langsung pelanggan untuk meminta maaf atas pengalaman yang dialaminya, serta menawarkan kredit perjalanan dan penggantian biaya,” ujar juru bicara tersebut.
Awalnya, maskapai menawarkan kompensasi berupa kredit perjalanan sebesar 300 dolar AS. Namun belakangan jumlah tersebut dinaikkan menjadi 1.000 dolar AS, seperti dilaporkan Fox News.
Kenaikan nilai kompensasi itu disebut berkaitan dengan berbagai biaya tambahan yang harus ditanggung penumpang selama tertahan di Tokyo, termasuk membeli pakaian dan membayar hotel, menurut laporan The Traveler.
Pihak maskapai juga mengingatkan pentingnya memperhatikan detail perjalanan sebelum naik pesawat.




