JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk mengganti pejabat yang tidak berkinerja baik atau melakukan pelanggaran.
Ia menegaskan birokrat yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan arah reformasi akan diganti melalui proses regenerasi. Menurutnya, tidak ada satu pun pejabat yang tidak bisa digantikan.
BACA JUGA:Sambut Ramadan dan Idul Fitri 2026, Bank Indonesia Siapkan Uang Tunai Rp185,6 T
BACA JUGA:Prabowo Klaim Sudah Hemat Anggaran Hingga Rp380 Triliun, Dialihkan untuk MBG
"There is nobody that cannot be replaced," kata Prabowo dalam acara Indonesia Ekonomi Outlook di Wisma Danantara, Jumat, 13 Februari 2026.
Prabowo mengatakan pemerintah akan memilih putra-putri Indonesia untuk mengambil alih kepemimpinan agar semua lembaga baik.
Prabowo pun memerintahkan seluruh menteri dan kepala lembaga, untuk mencopot pejabat yang tidak menunjukkan kinerja optimal maupun yang melanggar aturan.
BACA JUGA:Regulasi Soal Tembakau Tak Perlu Benturkan antara Kesehatan dan Ekonomi
BACA JUGA:Gawat! Polda Metro Ungkap Peredaran 476 Gram Sabu, Etomidate dan Happy Water
“Saya perintahkan kepada semua menteri dan pimpinan lembaga, beri wewenang penuh untuk mengganti semua pejabat-pejabat yang tidak perform dengan baik atau yang melanggar,” jelasnya.
Ia menekankan tidak ada negara yang berhasil tanpa pemerintah yang bersih dan adil.
"Saya pelajari sejarah, tidak ada negara berhasil tanpa pemerintah yang bersih dan adil. Dan saya bertekad dengan tim saya, kita membangun pemerintah yang bersih dan adil," imbuhnya.





